Agam Dilanda Banjir Bandang Susulan, Pemerintah Kerahkan Alat Berat

- Penulis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 09:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan-Mediadelegasi: Banjir bandang susulan kembali melanda Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merespons cepat dengan menambah alat berat untuk penanganan bencana.

 

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang, Naryo Widodo, menyatakan bahwa dukungan alat berat yang dikerahkan di lokasi meliputi 2 unit alat dari Polri, 1 unit dari BWS, serta 1 unit wheel loader dari PU Kabupaten, dan rencana BWS akan menambah 2 alat berat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Sejak Kamis (1/1/2026), alat berat dan personel tanggap darurat Kementerian PU didukung dengan Pemerintah Kabupaten Agam serta TNI-Polri telah bekerja di lokasi terdampak untuk membuka jalur yang tertutup material longsoran agar dapat segera dilalui kembali oleh masyarakat.

BACA JUGA:  KPK Selidiki Dugaan Gratifikasi di Kementerian PU

 

Banjir bandang susulan ini terjadi di Jorong Pasar Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, dan menerjang jalur penghubung Pasar Maninjau–Lubuk Alung, akibat longsor susulan di kawasan Kelok 28.

 

Kementerian PU juga telah memobilisasi 1 unit Mobile Treatment Unit (MTA) dan 5 unit hidran umum untuk mendukung kebutuhan air bersih di lokasi pengungsian.

 

Dukungan bahan kebencanaan juga terus diperkuat dengan penyediaan 2.050 unit material yang terdiri dari 1.240 unit geobag dan 810 unit bronjong kawat.

 

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa Kementerian PU terus bergerak cepat dengan mengerahkan seluruh sumber daya untuk mendukung penanganan bencana di Kabupaten Agam, khususnya pada sektor jalan dan jembatan, sumber daya air, serta penyediaan air bersih dan sanitasi.

BACA JUGA:  Gereja Katedral Jakarta Gelar Misa Pontifikal Hari Natal 2025 dengan Tema 'Allah Hadir Selamatkan Keluarga'

 

Banjir bandang ini merupakan bencana kedua yang menerjang wilayah tersebut dalam beberapa waktu terakhir, setelah sebelumnya terjadi banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera sejak akhir November 2025.

 

Hingga 25 Desember 2025, tercatat 1.135 orang meninggal dunia dan 173 orang masih dinyatakan hilang akibat banjir besar tersebut. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Desak RUU Pembatasan Uang Kartal Segera Dibahas, Kunci Tekan Politik Uang
Menaker Yassierli: Serikat Pekerja Tak Hanya Advokasi, tapi Harus Dorong Peningkatan Kompetensi
Sistem Pengawasan Lumpuh, Peralatan Pemantauan Gunung Semeru Dicuri
Ironi Mantan Polisi Narkoba: Robig Zaenudin Positif Narkoba di Penjara, Dipindah ke Nusakambangan
Empat Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Kemhan: Pengabdian Mereka Kehormatan Bangsa
Siman Bahar Meninggal Dunia, KPK Terbitkan SP3, Kasus Korupsi Antam Tetap Berlanjut
TNI Gelar Latihan Gabungan Massal di Karimun Jawa, Hancurkan Sasaran dengan Rudal dan Bom
Demokrat Tolak Usulan KPK Batasi Jabatan Ketum Parpol: Itu Urusan Internal

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 18:00 WIB

KPK Desak RUU Pembatasan Uang Kartal Segera Dibahas, Kunci Tekan Politik Uang

Sabtu, 25 April 2026 - 13:49 WIB

Menaker Yassierli: Serikat Pekerja Tak Hanya Advokasi, tapi Harus Dorong Peningkatan Kompetensi

Sabtu, 25 April 2026 - 12:09 WIB

Ironi Mantan Polisi Narkoba: Robig Zaenudin Positif Narkoba di Penjara, Dipindah ke Nusakambangan

Sabtu, 25 April 2026 - 11:53 WIB

Empat Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Kemhan: Pengabdian Mereka Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 April 2026 - 11:35 WIB

Siman Bahar Meninggal Dunia, KPK Terbitkan SP3, Kasus Korupsi Antam Tetap Berlanjut

Berita Terbaru