Ahli Bela Roy Suryo, Ijazah Jokowi Diuji Lagi

- Penulis

Selasa, 20 Januari 2026 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ahli digital Tono Saksono. Foto: Ist.

Ahli digital Tono Saksono. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Ahli digital, Tono Saksono, mendatangi Polda Metro Jaya pada Selasa (20/1/2026) untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan fitnah ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Tono hadir sebagai ahli yang diajukan oleh tersangka dalam kasus ini, yaitu Roy Suryo dan kawan-kawan.

Saksi Ahli

Tono menjelaskan bahwa kedatangannya ke Polda Metro Jaya adalah untuk memberikan keterangan sebagai ahli yang meringankan bagi para tersangka. Ia mengaku telah melakukan pengujian secara independen terhadap ijazah Jokowi dan menemukan hasil yang serupa dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Dokter Tifa.

“Saya sudah melakukan juga semacam crosscheck dan melakukan apa yang dilakukan oleh Rismon Sianipar dan Roy Suryo itu. Cuma memang beda ini ya, beda platform-nya,” kata Tono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/tiba-di-kpk-bupati-pati-bungkam-soal-ott/

Tono menjelaskan bahwa meskipun ia menggunakan platform yang berbeda dengan Roy Suryo dan Rismon Sianipar dalam melakukan pengujian, hasil yang ia peroleh tetap sama. Ia menggunakan Octave atau MATLAB, sementara Roy Suryo dan Rismon Sianipar biasanya menggunakan Python.

BACA JUGA:  Simpul Fitnah Artifisial, JK Resmi Polisikan Rismon Sianipar

“Kalau Rismon dan Roy Suryo itu kan biasanya menggunakan Python. Kalau saya biasa menggunakan Octave atau MATLAB gitu,” sambungnya.

Meskipun berbeda platform, Tono menegaskan bahwa hasil penelitiannya menunjukkan bahwa ijazah Jokowi memang memiliki kejanggalan. Ia pun meyakini bahwa apa yang dilakukan oleh Roy Suryo dan kawan-kawan telah sesuai dengan kaidah-kaidah saintifik.

“Jadi saya menggunakan platform yang lain, saya bisa melakukan juga apa-apa yang sudah dilakukan oleh mereka. Dan hasilnya sama,” ujar dia.

Tono juga menambahkan bahwa ia akan menyampaikan hasil penelitiannya dan keyakinannya tersebut kepada penyidik Polda Metro Jaya. Ia berharap agar keterangannya sebagai ahli dapat membantu meringankan para tersangka dalam kasus ini.

“Jadi intinya adalah saya sangat, saya meng-confirm ke hasil-hasil yang sudah diperoleh oleh RRT,” kata dia, merujuk pada inisial nama Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Tifauziah Tyassuma.

BACA JUGA:  Menteri Keuangan Beri Tenggat 6 Bulan Bawa Pulang Aset Luar Negeri, Tegas: Tak Ada Lagi Tax Amnesty

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks terkait ijazah palsu Jokowi. Kasus ini terbagi menjadi dua klaster.

Klaster pertama terdiri atas lima tersangka, yaitu Eggi Sudjana, Kurnia Tri Rohyani, Damai Hari Lubis, Rustam Effendi, dan Muhammad Rizal Fadillah. Namun, status tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis digugurkan setelah melalui proses restorative justice.

Klaster kedua terdiri atas tiga tersangka, yaitu Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar, dan Tifauziah Tyassuma alias Dokter Tifa. Ketiganya diduga telah menyebarkan informasi yang tidak benar terkait ijazah Jokowi melalui media sosial. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Satu tanggapan untuk “Ahli Bela Roy Suryo, Ijazah Jokowi Diuji Lagi”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Meletus, Semburkan Kolom Abu Setinggi 1.500 Meter
KPK Gelar OTT di Sumsel, Bupati Muara Enim Edison Ditangkap
Minyakita Dihapus dari Bantuan Pangan, Pasokan Dialihkan Penuh ke Pasar Rakyat
Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Sebut Lebih dari 20 Nama Terlibat Dugaan Korupsi MBG
Terkait Kasus Dugaan Korupsi, Ketua Ombudsman Hery Susanto Dipecat Tidak Hormat Majelis Etik
Wamenaker Afriansyah Noor: Pendidikan, Kompetensi, dan Sertifikasi Kunci Mahasiswa Siap Hadapi Dunia Kerja
Mendagri Tito Karnavian Minta Kepala Daerah Setop Rekrut Honorer Baru karena Jadi Beban
Rupiah Anjlok ke Rp 18.201 per Dollar AS, Pemerintah Diminta Perbaiki Sentimen Pasar
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 18:15 WIB

Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Meletus, Semburkan Kolom Abu Setinggi 1.500 Meter

Senin, 8 Juni 2026 - 17:35 WIB

KPK Gelar OTT di Sumsel, Bupati Muara Enim Edison Ditangkap

Senin, 8 Juni 2026 - 16:43 WIB

Minyakita Dihapus dari Bantuan Pangan, Pasokan Dialihkan Penuh ke Pasar Rakyat

Senin, 8 Juni 2026 - 16:10 WIB

Terkait Kasus Dugaan Korupsi, Ketua Ombudsman Hery Susanto Dipecat Tidak Hormat Majelis Etik

Senin, 8 Juni 2026 - 15:43 WIB

Wamenaker Afriansyah Noor: Pendidikan, Kompetensi, dan Sertifikasi Kunci Mahasiswa Siap Hadapi Dunia Kerja

Berita Terbaru

KPK menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Senin (8/6/2026), dan menangkap Bupati Muara Enim, Edison. Foto: Ist.

Nasional

KPK Gelar OTT di Sumsel, Bupati Muara Enim Edison Ditangkap

Senin, 8 Jun 2026 - 17:35 WIB