Pernyataan ini menegaskan komitmen Istana untuk mendukung kebebasan pers dan menghargai peran penting jurnalis dalam mengawal demokrasi. Hal ini menjadi angin segar bagi dunia jurnalistik di Indonesia.
Pengembalian ID liputan dan permintaan maaf dari Biro Pers Istana ini disambut positif oleh berbagai pihak, termasuk Dewan Pers. Dewan Pers berharap agar kejadian ini dapat menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan media.
Dewan Pers juga mengimbau agar semua pihak dapat belajar dari kejadian ini dan senantiasa menjunjung tinggi etika jurnalistik serta menghormati perbedaan pendapat. Kebebasan pers adalah hak yang harus dijaga dan dilindungi oleh semua pihak.
Dengan adanya penyelesaian masalah ini, diharapkan Diana Valencia dapat kembali menjalankan tugas jurnalistiknya di Istana dengan tenang dan tanpa rasa khawatir. Semoga kebebasan pers di Indonesia semakin Solid dan berkualitas. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.






