Dinas Kelautan dan Perikanan Sumut Harus Tindak Kapal Pukat Harimau

Sabtu, 20 Februari 2021 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum DPP Koalisi Muslim Millenial Zulkifli SPdI

Ketua Umum DPP Koalisi Muslim Millenial Zulkifli SPdI

Medan- Mediadelegasi: Aktivitas kapal Pukat ikan Trawl atau biasa disebut Pukat Harimau, kembali beraksi dan merajalela di perairan Selat Malaka tepatnya di laut Tanjungbalai-Asahan.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa kapal ini sudah melanggar zona tangkap ikan nelayan kecil. Kejadian ini membuat para nelayan mengeluh ditambah dengan situasi Covid-19.

Menanggapi dari kejadian ini, Ketua Umum DPP Koalisi Muslim Millenial Zulkifli SPdI, sangat kecewa dengan adanya kegiatan nelayan yang melanggar hukum ini.

“Kalau seperti ini, nelayan tradisional sangat dirugikan, nelayan juga orang tidak taat hukum, jika memang ini masih berlanjut dan terus dilakukan para nelayan itu, kita akan advokasi untuk melaporkannya,” tegasnya kepada awak media.

BACA JUGA:  Bobby Nasution Wali Kota Pertama Yang Dengar Aspirasi Nelayan

Dia menegaskan penangkapan cara seperti ini akan merusak ekosistem di dasar laut terutama habitat trumbu karang.

Zul juga yang merupakan asli putra daerah Asahan tepatnya di Kecamatan Tanjungbalai, meminta Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Utara untuk menegur dan menertibkan para nelayan dan Kapal pukat Trawl.

“Kami meminta Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Utara harus turun tangan, kalau perlu kapal-kapal pukat harimau itu, tenggelamkan, biar nelayan tradisional bisa memenuhi kembali perekonomiannya,” tukasnya. D | Med-red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru

Camat Sungaikanan, Yusran Hasian Harahap SE MM (dua kiri), Perwakilan Kebun B Simangunsong (tiga kanan), Tokoh masyarakat H Kodirun Harahap SH (dua kanan) bersama jajaran Polsek Sungaikanan dan Personel Koramil 12/Langgapayung saat meninjau langsung longsor hebat sudut Kebun B di Desa Sabungan, Sungaikanan, Labusel, kemarin. Foto: D|maruli siregar

Kabupaten Labuhan Batu Selatan

Sengkarut Gurita Bisnis Kebun di Sabungan Labusel

Rabu, 7 Okt 2026 - 19:54 WIB