Erupsi Dahsyat Gunung Dukono, Abu Vulkanis Membubung 10 Kilometer

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Erupsi dahsyat Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, pada Jumat (8/5/2026). Kolom abu vulkanis terlihat membubung sangat tinggi hingga mencapai sekitar 10.000 meter di atas puncak gunung. Foto: Ist.

Erupsi dahsyat Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, pada Jumat (8/5/2026). Kolom abu vulkanis terlihat membubung sangat tinggi hingga mencapai sekitar 10.000 meter di atas puncak gunung. Foto: Ist.

Halmahera Utara-Mediadelegasi: Kejadian luar biasa kembali terjadi di Maluku Utara. Gunung Dukono yang terletak di Kabupaten Halmahera Utara kembali mengalami erupsi besar dan dahsyat pada Jumat pagi, 8 Mei 2026.

Letusan dahsyat ini terjadi tepat pada pukul 07.41 Waktu Indonesia Timur (WIT). Dalam sekejap, gunung api aktif tersebut memuntahkan material vulkanik dengan kekuatan yang sangat besar.

Berdasarkan laporan resmi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), tinggi kolom abu yang dikeluarkan mencapai angka yang sangat mengesankan, yaitu sekitar 10.000 meter atau setara dengan 10 kilometer di atas puncak gunung.

Jika dikonversikan ke atas permukaan laut, ketinggian abu tersebut mencapai sekitar 11.087 meter.

“Terjadi erupsi Gunung Dukono pada hari Jumat, 08 Mei 2026, pukul 07:41 WIT. Tinggi kolom letusan teramati ± 10.000 m di atas puncak,” tulis PVMBG dalam keterangan resminya.

BACA JUGA:  Prabowo Tak Hiraukan Pihak yang Ingin Pisahkan Dirinya dengan Jokowi

Visual yang terlihat dari kejauhan memperlihatkan kolom abu yang sangat pekat. Warnanya bervariasi mulai dari putih, kelabu, hingga hitam pekat yang menandakan intensitas letusan yang sangat kuat.

Arah sebaran abu vulkanis saat ini terpantau bergerak menuju wilayah utara. Hingga laporan ini dibuat, aktivitas erupsi dilaporkan masih terus berlangsung dan belum menunjukkan tanda-tanda akan berhenti.

Gunung Dukono memang dikenal sebagai salah satu gunung api paling aktif di Indonesia yang sering mengalami fase erupsi. Namun, letusan setinggi 10 kilometer ini tergolong sangat besar dan menjadi perhatian serius bagi otoritas setempat.

Merespons situasi ini, PVMBG segera mengeluarkan imbauan keamanan. Masyarakat maupun wisatawan dilarang keras melakukan aktivitas di sekitar area Kawah Malupang Warirang, terutama dalam radius bahaya sejauh 4 kilometer dari pusat erupsi.

BACA JUGA:  Wamen PU: Tol Medan-Tebing Tinggi Masih Rusak Akibat Banjir, Target Selesai 16 Desember

Selain bahaya jarak dekat, warga juga diminta untuk tetap waspada terhadap potensi turunnya hujan abu yang bisa menyebar lebih luas. Arah angin yang berubah-ubah sewaktu-waktu bisa membuat sebaran abu berpindah ke wilayah pemukiman.

Untuk itu, PVMBG sangat menyarankan masyarakat sekitar untuk selalu menyiapkan alat pelindung diri.

“Direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan,” tegas PVMBG. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BNPB: 38 Orang Tewas Akibat Gempa M 7,7 NTT, 2.000 Warga Mengungsi Mandiri
Wapres Gibran Kukuhkan 76 Anggota Paskibraka Tingkat Pusat 2026, Siap Tugas di HUT ke-81 RI
Istana Pastikan Kesiagaan Penuh Penanganan Pascagempa M 7,7 Nagekeo NTT: Pemerintah Diterjunkan ke Lokasi Terdampak
Detik-Detik Mengerikan Gempa M 7,7 Guncang Pelabuhan Maumere: Jembatan Dermaga Roboh, Penumpang Berjatuhan ke Laut
Gubernur NTT Melki Laka Lena Terjun Langsung ke Flores, Data Sementara 5 Tewas Usai Gempa M 7,7
Kasus TPPU Febrie Adriansyah: Kejagung Periksa Enam Saksi, Telusuri Aset Dugaan Hasil Kejahatan
Presiden Prabowo Usulkan Amnesti Khusus & Pengadilan Ad Hoc untuk Usut Pelanggaran BUMN 30 Tahun Terakhir
Presiden Prabowo: Belum Seluruh Janji Tuntas, Namun Sudah Mulai Selesaikan Persoalan Puluhan Tahun
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:39 WIB

BNPB: 38 Orang Tewas Akibat Gempa M 7,7 NTT, 2.000 Warga Mengungsi Mandiri

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:36 WIB

Wapres Gibran Kukuhkan 76 Anggota Paskibraka Tingkat Pusat 2026, Siap Tugas di HUT ke-81 RI

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Istana Pastikan Kesiagaan Penuh Penanganan Pascagempa M 7,7 Nagekeo NTT: Pemerintah Diterjunkan ke Lokasi Terdampak

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Detik-Detik Mengerikan Gempa M 7,7 Guncang Pelabuhan Maumere: Jembatan Dermaga Roboh, Penumpang Berjatuhan ke Laut

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:34 WIB

Gubernur NTT Melki Laka Lena Terjun Langsung ke Flores, Data Sementara 5 Tewas Usai Gempa M 7,7

Berita Terbaru