Gubernur Bengkulu Tegaskan Tidak Ada Kelaparan di Pulau Enggano

Jumat, 27 Juni 2025 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peta Pulau Enggano, Provinsi Bengkulu.  Foto: ist

Peta Pulau Enggano, Provinsi Bengkulu. Foto: ist

Jakarta-Mediadelegasi: Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menegaskan tidak ada kelaparan di Pulau Enggano akibat terisolasi, sebagaimana yang diberitakan oleh beberapa media sosial.

 

 

 

Keterangan dihimpun Mediadelegasi Medan, Helmi Hasan menyatakan hal itu dalam Rapat Koordinasi bersama Staf Khusus Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait Permasalahan Enggano di Gedung Pola Kantor Gubernur Bengkulu, Jumat (27/6).

 

 

Rapat digelar untuk mengetahui progres pembangunan pelabuhan di Pulau Enggano, serta kendala-kendala yang dihadapi.

Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), menurut Gubernur, selalu memantau kondisi di Pulau Enggano untuk memastikan bahwa informasi yang beredar di media sosial akurat.

“Forkopimda selalu memperhatikan kondisi Enggano melalui berbagai saluran, dan kami dapat memastikan bahwa kondisi masyarakat Enggano tidak seperti yang diberitakan oleh media sosial,” ujar Helmi.

 

 

Helmi juga telah melakukan koordinasi dengan pihak Pertamina untuk memastikan tidak ada kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Pulau Enggano.

 

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara dan Pemprov Bengkulu juga telah melakukan upaya tanggap darurat, termasuk menyalurkan bantuan logistik dan transportasi.

BACA JUGA:  Polri Tegaskan Tan Kian Berstatus Saksi, Bukan Tersangka dalam Kasus Korupsi

 

Camat Pulau Enggano, Susanto menegaskan kecukupan pasokan komoditas pokok. Ia membantah isu kelaparan di wilayahnya yang terisolasi akibat pendangkalan alur Pelabuhan Pulau Baai Kota Bengkulu.

 

“Saya mempertegas bahwa informasi tentang kelaparan di Enggano tidak benar. Kami bukan pemalas (untuk memenuhi kebutuhan pokok), untuk kebutuhan pokok cukup, tidak ada kelaparan. Yang terjadi saat ini adalah penurunan daya beli dan penjualan komoditas hasil pertanian masyarakat,” kata Susanto.

 

Menurut dia, pendangkalan alur Pelabuhan Pulau Baai Kota Bengkulu 4 bulan terakhir membuat masyarakat Enggano tidak bisa menjual hasil pertanian mereka ke Kota Bengkulu.

 

Hal itu berakibat pada penurunan daya beli masyarakat bukan pada kecukupan bahan pokok yang ada di Enggano.

 

“Jadi, alur pelabuhan tertutup membuat distribusi barang tidak dapat dilakukan, KMP Pulo Tello hanya bisa membawa orang, barang tidak bisa karena harus langsir luar pelabuhan, untuk barang kan tidak bisa langsir luar,” paparnya.

Akibatnya, hanya 30 persen komoditas Enggano yang bisa dijual, karena pendistribusian hanya bisa menggunakan kapal nelayan yang kapasitasnya kecil.

BACA JUGA:  Dr. Maruli Siahaan Hadiri Paripurna DPR RI Bahas Delapan Agenda Strategis, dari Pusat Finansial Internasional hingga Penutupan Masa Persidangan

 

Susanto berharap Pelabuhan Pulau Baai Kota Bengkulu segera membaik dan kapal penyeberangan Pulo Tello bisa kembali bersandar di dermaga, sehingga masyarakat Enggano dapat kembali menjual produk pertanian mereka ke Kota Bengkulu.

 

 

“Terima kasih Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah menerbitkan Instruksi Presiden tentang percepatan pembangunan di Pulau Enggano, yang akan mempercepat pemulihan Enggano, kami sangat berterima kasih,” katanya.

 

Sementara, Kepala Desa Banjarsari di Kecamatan Enggano, Winarto Rudi Setiawan mengatakan kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat Enggano adalah terkait dengan pengiriman barang dan uang dan bekal bulanan untuk anak-anak mereka yang sekolah atau kuliah di luar Enggano, karena terkendala oleh transportasi.

 

“Kesulitan kami adalah bagaimana anak-anak kami yang sekolah atau kuliah di luar Enggano dapat menerima kiriman dari Enggano, karena transportasi yang terbatas,” ucapnya.D|Red

 

 

Baca  artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejagung Periksa 12 Saksi Kasus Korupsi MBG, Sekretaris Kepala BGN & Pengusaha Masuk Jaring Penyelidikan
Jaksa Agung Burhanuddin Lantik 15 Kajati Baru, Sutikno Pimpin Kajati DKI Jakarta
KPK Periksa Vina Purnamasari Istri Bos Blueray Cargo, Pengembangan Kasus Suap Bea Cukai Diperdalam
Keluarga Sutrimo Lapor Kematian ke Polresta Banyumas, Minta Kepastian Hukum di Balik Berita Simpang Siur
Rupiah Menguat 142 Poin ke Rp17.755 per Dolar AS, Didukung Sentimen Destry Damayanti & Pelonggaran Suku Bunga Fed
Pemerintah Beri Diskon 50% Iuran JKK & JKM, Pelindungan Sosial Pekerja Persampahan Makin Terjangkau
Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tidak Terlihat di Indonesia, Ini Wilayah yang Bisa Menyaksikan
Polisi Lakukan Ekshumasi & Autopsi Ulang Jasad Sutrimo Rabu Besok, Demi Ungkap Penyebab Kematian
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:18 WIB

Kejagung Periksa 12 Saksi Kasus Korupsi MBG, Sekretaris Kepala BGN & Pengusaha Masuk Jaring Penyelidikan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Jaksa Agung Burhanuddin Lantik 15 Kajati Baru, Sutikno Pimpin Kajati DKI Jakarta

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:18 WIB

KPK Periksa Vina Purnamasari Istri Bos Blueray Cargo, Pengembangan Kasus Suap Bea Cukai Diperdalam

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:42 WIB

Keluarga Sutrimo Lapor Kematian ke Polresta Banyumas, Minta Kepastian Hukum di Balik Berita Simpang Siur

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Rupiah Menguat 142 Poin ke Rp17.755 per Dolar AS, Didukung Sentimen Destry Damayanti & Pelonggaran Suku Bunga Fed

Berita Terbaru