Hotman Paris Bantah Keras Tuduhan Korupsi Pengadaan Chromebook Era Nadiem Makarim

Rabu, 11 Juni 2025 - 07:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hotman Paris Bantah Keras Tuduhan Korupsi Pengadaan Chromebook Era Nadiem Makarim

Hotman Paris Bantah Keras Tuduhan Korupsi Pengadaan Chromebook Era Nadiem Makarim

Jakarta-Mediadelegasi: Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea tampil memberikan klarifikasi terkait dugaan korupsi dalam pengadaan laptop Chromebook di masa kepemimpinan Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek). Klarifikasi ini disampaikan menanggapi berbagai tudingan yang beredar di publik.(10/06)

Salah satu poin penting yang dibantah Hotman adalah tuduhan bahwa Nadiem Makarim sengaja mengubah kajian agar Chromebook diunggulkan dalam pengadaan perangkat teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Hotman menjelaskan bahwa terdapat dua kajian yang berbeda.

Kajian pertama, yang dilakukan sebelum Nadiem menjabat, memang menyimpulkan bahwa Chromebook kurang cocok untuk daerah 3T (tertinggal, terluar, terdepan). Namun, kajian kedua, yang digunakan pada masa kepemimpinan Nadiem, dikhususkan untuk wilayah non-3T dengan infrastruktur internet yang lebih memadai. Hotman menekankan perbedaan konteks kedua kajian ini.

BACA JUGA:  Ramalan Zodiak Besok Selasa 26 Agustus 2025: Leo, Virgo, Libra, Scorpio

Hotman juga menyoroti transparansi proses pengadaan laptop Chromebook yang dilakukan melalui sistem e-katalog. Sistem ini, menurutnya, diawasi oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), sehingga semua vendor berkesempatan menawarkan produknya.

Lebih lanjut, Hotman menjelaskan bahwa Kemendikbudristek di masa kepemimpinan Nadiem berhasil membeli laptop dengan harga lebih murah, sekitar Rp5 juta, dibandingkan harga di e-katalog yang mencapai Rp6-7 juta. Ini menunjukkan adanya efisiensi dalam pengadaan.

Hotman menegaskan tidak ada unsur melawan hukum dan kerugian negara dalam proses pengadaan Chromebook tersebut. Transparansi proses melalui e-katalog dan harga beli yang lebih murah menjadi bukti kuat atas klaim ini.

Hotman Paris secara tegas membantah tudingan korupsi terhadap Nadiem Makarim terkait pengadaan Chromebook. Ia menekankan perbedaan konteks kajian, transparansi proses pengadaan melalui e-katalog, serta efisiensi biaya yang berhasil dicapai.D|Red

BACA JUGA:  Kecelakaan Maut Helikopter Terbakar di Malaysia, 1 WNI Tewas

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Korlantas Polri Memutuskan Menunda Pelaksanaan Operasi Patuh 2026
Mulai 8 Hingga 21 Juni 2026 Operasi Patuh Digelar Serentak se-Indonesia, Nomor Plat Kendaraan Jadi Prioritas Utama
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:30 WIB

​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:26 WIB

Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN

Berita Terbaru