Instalasi Kabel Semrawut di Medan

Selasa, 28 Februari 2023 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu contoh jaringan utilitas kabel udara yang semrawut di Medan, yakni di sekitar persimpangan Jalan Sutrisno dengan Jalan Ismailiyah. Foto: Amirsyam

Salah satu contoh jaringan utilitas kabel udara yang semrawut di Medan, yakni di sekitar persimpangan Jalan Sutrisno dengan Jalan Ismailiyah. Foto: Amirsyam

Medan-Mediadelegasi: Pengerjaan proyek instalasi kabel listrik maupun telekomunikasi hingga saat ini masih semrawut di sejumlah titik di Kota Medan dan dinilai rentan membahayakan pejalan kaki dan pengendara.

Pantauan mediadelegasi, Selasa (28/2), kabel yang menggelantung dan rentan membahayakan pejalan kaki dan pengendara tersebut diantaranya terlihat di sekitar perempatan antara Jalan Sutrisno dan Jalan Ismailiyah Medan.

Jaringan kabel udara tersebut terkesan dibiarkan bergelantungan di atas trotoar bahkan nyaris menyentuh tanah.

“Jika persoalan kabel-kabel yang menjuntai ini terus dibiarkan begitu saja, maka dikhawatirkan bisa membahayakan warga maupun pengguna jalan,” ujar Risma, warga Jalan Denai yang mengaku kerap melewati Jalan Ismailiyah.

Dia juga mempertanyakan kenapa Pemerintah Kota Medan melalui instansi terkait belum juga membenahi kabel-kabel udara tersebut.

BACA JUGA:  Akhirnya Sumut Mendapatkan Emas Pada PON Aceh-Sumut XXI

Jika penanganan kabel yang semrawut itu tidak segera diatasi, menurut dia, bisa menimbulkan kesan seolah-olah Pemerintah Kota Medan tidak profosional dalam membenahi sarana infrastruktur di ibu kota Provinsi Sumut itu.

Selain itu, Risma juga mengkritisi kinerja pemasangan jaringan kabel bawah tanah di berbagai area trotoar yang terkesan semrawut.

Kesemrawutan itu berakibat tertutupnya sebagian jalur trotoar sehingga mengganggu aktivitas pejalan kaki.

Kinerja penataan Kota Medan yang terkesan masih semrawut juga dipersoalkan warga lainnya yakni Johan Merdeka yang juga dikenal sebagai aktivis sosial.

Johan menilai, proyek penataan kota seperti pembangunan sarana lampu jalan di atas trotoar inti kota Medan saat ini tidak tepat sasaran.

“Seharusnya, pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur terlebih dahulu dilaksanakan di kawasan luar inti kota, sehingga tidak menimbulkan kesan diskriminatif,” ucapnya.

BACA JUGA:  RSUD Bachtiar Djafar Medan Resmi Beroperasi

Lebih lanjut Johan mempertanyakan urgensi pemasangan lampu jalan di atas trotoar yang hingga kini masih terus dikerjakan oleh Pemko Medan.

“Apa urgensinya pembangunan tiang-tiang lampu yang mirip pocong di kawasan inti kota?. Sementara di kawasan pemukiman penduduk di pinggiran kota masih minim lampu penerangan jalan,” ujarnya.

Karena itu, ia berharap kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution agar selalu menginstruksikan jajarannya di instansi terkait hingga kepala lingkungan agar peka dan peduli terhadap setiap keluhan warga setempat.

“Kita harap semangat kolaborasi Wali Kota Medan bisa diikuti perangkat pemerintahan dibawahnya, agar lebih peduli dan berinisiatif merespon keluhan warga,” tuturnya. D|Med-AS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas
Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik
Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik
5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan
Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan
Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara
Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Usai Penjelasan Pemko, Anggaran Air Mineral Rp1,1 Miliar Masih Diperdebatkan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:08 WIB

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas

Senin, 29 Juni 2026 - 11:04 WIB

Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:55 WIB

Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:43 WIB

5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:47 WIB

Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan

Berita Terbaru

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK. (Foto:Ist)

Jakarta

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Jumat, 3 Jul 2026 - 09:17 WIB