Mahkamah Konstitusi Thailand Memberhentikan Sementara Perdana Menteri Paetongtarn Shinawatra

- Penulis

Selasa, 1 Juli 2025 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PM Thailand Paetongtarn Shinawatra Diberhentikan Mahkamah Konstitusi Thailand. (Foto : Ist.)

PM Thailand Paetongtarn Shinawatra Diberhentikan Mahkamah Konstitusi Thailand. (Foto : Ist.)

Bangkok-Mediadelegasi : Mahkamah Konstitusi Thailand telah memberhentikan sementara Perdana Menteri Paetongtarn Shinawatra pada Selasa (1/7/2025). Keputusan ini diambil terkait bocornya rekaman audio percakapan dirinya dengan mantan Perdana Menteri Kamboja Hun Sen.

Percakapan Paetongtarn dengan Hun Sen dianggap merendahkan Thailand di tengah konflik dua negara Asia Tenggara yang dipicu sengketa wilayah. Dalam percakapan tersebut, Paetongtarn memanggil Hun Sen dengan sebutan “paman”.

Mahkamah Konstitusi menerima tuntutan agar Paetongtarn diberhentikan sementara dari tugasnya sebagai perdana menteri. Tuntutan tersebut diajukan sekelompok senator yang menuduhnya melakukan pelanggaran etika dan kebohongan serius.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain memanggil Hun Sen dengan sebutan paman, Paetongtarn juga mengkritik militer Thailand, khususnya Komandan Wilayah ke-2 Angkatan Darat, terkait meningkatnya ketegangan dengan Kamboja di perbatasan.

BACA JUGA:  Hotma Sitompul Diperiksa KPK Soal Fee Lawyer Kasus Bansos Covid-19

Keputusan Mahkamah Konstitusi tersebut diambil beberapa jam setelah Raja Maha Vajiralongkorn mendukung perombakan Kabinet menyusul keluarnya partai kunci dari koalisi yang berkuasa.

Paetongtarn terpilih sebagai perdana menteri perempuan termuda Thailand setelah memenangkan pemungutan suara di parlemen pada Agustus 2024. Ia merupakan putri dari miliarder Thaksin Shinawatra.

Militer Thailand dan Kamboja terlibat baku tembak pada bulan lalu yang menewaskan dua personel penjaga perbatasan Kamboja. Kedua pihak menolak disalahkan atas siapa yang lebih dulu melepaskan tembakan.

Konflik antara Thailand dan Kamboja telah berlangsung selama beberapa tahun dan dipicu sengketa wilayah. Paetongtarn diharapkan dapat menyelesaikan konflik tersebut dengan bijak dan menjaga hubungan baik dengan negara-negara tetangga.

BACA JUGA:  Gempa Magnitudo 6,0 Guncang Poso, Gereja Roboh 

Keputusan Mahkamah Konstitusi memberhentikan sementara Paetongtarn sebagai perdana menteri menimbulkan ketidakpastian politik di Thailand. Masyarakat Thailand berharap agar Paetongtarn dapat mempertahankan posisinya sebagai perdana menteri dan menyelesaikan konflik dengan Kamboja.

Dengan demikian, situasi politik di Thailand saat ini masih sangat dinamis dan penuh ketidakpastian. Masyarakat Thailand berharap agar pemerintah dapat bekerja sama untuk menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi negara. D|Red.

 

Baca  artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aktor Park Dong Bin Meninggal Dunia, Sosok di Balik Viral ‘Meme Jus’
Helikopter PK CFX Jatuh di Sekadau, Delapan Jiwa Melayang di Hutan Rimba
Menaker: Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja
PSSI Sumut Gandeng AAFI, 26 Peserta Lulus Kursus Pelatih Futsal Nasional di Medan
Spektrum Letusan Semeru, Sembilan Erupsi Beruntun Sabtu Pagi
Bantuan Bencana Muzani Disalurkan untuk Warga Sumatera Utara
Kabar Beredar: Chandra Dalimunthe Disebut Jadi Plt Kadis PUPR Sumut, Gantikan Hendra Siregar
Bobby Nasution Tinjau Korban Banjir Tapteng, Pastikan Warga Tak Berjuang Sendiri

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 14:12 WIB

Aktor Park Dong Bin Meninggal Dunia, Sosok di Balik Viral ‘Meme Jus’

Jumat, 17 April 2026 - 14:17 WIB

Helikopter PK CFX Jatuh di Sekadau, Delapan Jiwa Melayang di Hutan Rimba

Jumat, 17 April 2026 - 10:20 WIB

Menaker: Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja

Senin, 13 April 2026 - 20:10 WIB

PSSI Sumut Gandeng AAFI, 26 Peserta Lulus Kursus Pelatih Futsal Nasional di Medan

Sabtu, 4 April 2026 - 13:46 WIB

Spektrum Letusan Semeru, Sembilan Erupsi Beruntun Sabtu Pagi

Berita Terbaru