Memanajemen Kampus Merdeka, Harapan dan Tantangan

- Penulis

Selasa, 30 Mei 2023 - 13:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dr Ficki Padli Pardede MA, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al Hikmah Tebing Tinggi. Foto: dok-padlipardede

Dr Ficki Padli Pardede MA, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al Hikmah Tebing Tinggi. Foto: dok-padlipardede

Bukan hanya di Kampus Negeri yang anggaran keuangannya diselenggarakan pemerintah atau negara, kualitas fisik sarana dan prasarana yang rendah kerap menjadi temuan inspektorat atau Badan Pemeriksa Keuangan di kampus negeri. Bahkan tak sedikit bangunan mengalami mangkrak, juga terjadi di Kampus pengelolaan swasta atau yayasan.

Manajemen dan pengawasan dalam hal peningkatan kualitas fisik kampus sangat diperlukan teratur sedemikian rupa, sehingga dengan manajemen yang baik dan bebas temuan, terhadap pengelolaan sarana dan prasarana kampus berjalan dengan baik.

Mengasilkan kampus yang kokoh dan indah akan menjadi magnet atau daya tarik bagi generasi muda bangsa mengakses pendidikan di sebuah kampus.

Bicara manajemen output lulusan, tentu menjadi prioritas keberhasilan manajemen sumber daya manusia. Manajemen administrasi kependidikan hingga kualitas tenaga pendidik yang mumpuni sangat berpengaruh vital terhadap kualitas lulusan.

BACA JUGA:  Pancasila: Ideologi Negara dan "Way of Life" Sepanjang Masa

Terlebih di era digitalisasi dewasa ini, memerlukan penyesuaian-penyesuaian tenaga kependidikan yang memahami dan menguasai teknik kerja Informatika Teknologi Elektronik (ITE).

Hampir semua perjalanan manajemen dan pengelolaan administrasi pendidikan harus terupgrade pada aplikasi system, baik yang tersedia satu alur dengan kantor kementerian maupun aplikasi buatan khusus kebutuhan kampus untuk memudahkan proses manajemen.

Manajemen administrasi berbasis digital merupakan kemudahan pengelolaan yang membutuhkan peranan tangan-tangan professional di bidang ITE.

Adapun fokus manajemen yang kedua, memanajemen kualitas output lulusan atau produk ini memerlukan tenaga pendidik yang memenuhi kehendak Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) termasuk di dalamnya menjadi panduan penegakan ketentuan oleh Kementerian Agama yang menaungi kampus agama.

Dosen atau tenaga pendidik memiliki pendidikan formal serendah-rendahnya master untuk kampus mengelola prodi lulusan Diploma dan Sarjana lengkap, dan berkualitas keilmuan berpredikat doktor untuk meluluskan S2 (master). Semuanya alur keilmuan harus linear dengan mata kuliah yang diampu oleh tiap-tiap tenaga pendidik.

BACA JUGA:  Mediadelegasi Semangat di Tahun ke Empat

Akreditasi & Sertifikasi

Kemampuan memanajemen kampus salah satu hal vital dalam mendapatkan status akreditasi. Akreditasi ini terkait jaminan mutu, yang menunjukkan kualitas sebuah perguruan tinggi.

Akreditasi Institusi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan akreditasi program studi (Prodi) di Bidang Pendidikan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan (LAMDIK) dan lembaga akreditasi mandiri lainnya, menjadi satu kewajiban penyelenggara atau pengelola untuk menggapai statusnya. Proses penilaian kualitas sebuah kampus menggunakan kriteria baku mutu yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Adalah kurikulum pendidikan yang dijalankan, jumlah tenaga pendidik berbanding dengan kebutuhan sesuai jumlah mahasiswa.

BACA JUGA: Ficki Padli Pardede Buka UMPMB STIT Al-Hikmah Tebing Tinggi

2 tanggapan untuk “Memanajemen Kampus Merdeka, Harapan dan Tantangan”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Samosir 22 Tahun: Sudah Berjalan, Belum Melompat
Verifikasi Kemiskinan, Menghapus Dosa Tunggakan BPJS
Timnas Indonesia Tertinggal 3-0, Ini sosok Pelatih Timnas Indonesia.
Ramainya Pemberitaan Bakal Calon Bupati Bekasi, Direspon Salah satu Tokoh Bekasi, H Deddy Rohendi SH, MH, CTA, menjelang Pilkada 2024-2029 Di Kabupaten Bekasi
Pergub Riau Ciderai Hak Wartawan Dan Perusahaan Pers
Menunggu Komitmen Tegas Pemerintah Jalankan Moratorium Eksploitasi Hutan Danau Toba
Program Ziarah Spiritual Selaras dengan Dokumen Abu Dhabi
Menjaga Agar Kemarahan Rakyat tak Meledak

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:11 WIB

Samosir 22 Tahun: Sudah Berjalan, Belum Melompat

Senin, 24 November 2025 - 22:31 WIB

Verifikasi Kemiskinan, Menghapus Dosa Tunggakan BPJS

Kamis, 20 Maret 2025 - 17:18 WIB

Timnas Indonesia Tertinggal 3-0, Ini sosok Pelatih Timnas Indonesia.

Selasa, 19 Maret 2024 - 22:39 WIB

Ramainya Pemberitaan Bakal Calon Bupati Bekasi, Direspon Salah satu Tokoh Bekasi, H Deddy Rohendi SH, MH, CTA, menjelang Pilkada 2024-2029 Di Kabupaten Bekasi

Sabtu, 13 Januari 2024 - 15:37 WIB

Pergub Riau Ciderai Hak Wartawan Dan Perusahaan Pers

Berita Terbaru