Menteri Sosial Berikan Fasilitas Laptop untuk Siswa Sekolah Rakyat

- Penulis

Senin, 14 Juli 2025 - 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, mengatakan setiap siswa Sekolah Rakyat akan mendapatkan fasilitas laptop sebagai bagian dari media pembelajaran digital. (Foto : Ist.)

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, mengatakan setiap siswa Sekolah Rakyat akan mendapatkan fasilitas laptop sebagai bagian dari media pembelajaran digital. (Foto : Ist.)

Jakarta-Mediadelegasi : Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, mengumumkan bahwa setiap siswa Sekolah Rakyat akan mendapatkan fasilitas laptop sebagai bagian dari media pembelajaran digital. Fasilitas ini disediakan seiring dengan pengadaan papan tulis digital di setiap kelas.

“Ada dukungan pembelajaran digital, menggunakan papan tulis digital, dan masing-masing siswa mendapatkan laptop sebagai media pembelajaran dalam Leaming Management System (LMS) untuk guru dan tenaga-tenaga kependidikan dibekali manajemen sekolah berbasis digital,” kata Gus Ipul dalam pembukaan Masa Pengenenalan melalui Youtube Kemensos, Senin (14/7/2025)

Gus Ipul menjelaskan bahwa dukungan pembelajaran digital ini menggunakan papan tulis digital dan laptop untuk setiap siswa. Selain itu, guru dan tenaga kependidikan juga akan dibekali dengan manajemen sekolah berbasis digital melalui Learning Management System (LMS).

Gus Ipul juga menjelaskan bahwa siswa Sekolah Rakyat akan memiliki baseline mapping yang mencakup kebugaran fisik dan kesehatan secara umum. Data ini akan diolah dengan berbasis artificial intelligence (AI) untuk memantau kemajuan siswa.

BACA JUGA:  Ternyata Ini Alasan Polisi Terapkan UU TPPO dalam Kasus "Ferienjob" ke Jerman

Gus Ipul memastikan bahwa siswa Sekolah Rakyat akan menjalankan kurikulum nasional seperti siswa pada sekolah lainnya. Namun, juga akan ditambahkan dengan kurikulum khusus dan kearifan lokal untuk memaksimalkan talenta setiap peserta didik.

Gus Ipul juga menjelaskan bahwa akan ada evaluasi dan pengukuran capaian terhadap baseline secara periodik. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa siswa Sekolah Rakyat memiliki kompetensi yang lengkap, termasuk pintar, berkarakter, dan terampil.

Sebagai informasi, target operasional Sekolah Rakyat pada tahun ini adalah 100 titik. Saat ini, 63 titik sudah diresmikan dan 37 lainnya akan menyusul di akhir Juli.

Dalam pembukaan masa pengenalan Sekolah Rakyat, tercatat lebih dari 6.000 siswa dengan 256 rombongan belajar dari tingkat SD, SMP, hingga SMA telah mengikuti acara tersebut.

BACA JUGA:  DPR Mulai Bahas Revisi KUHAP Juni 2025, Target Berlaku Awal 2026

Gus Ipul menekankan pentingnya teknologi dalam pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan fasilitas laptop dan papan tulis digital, siswa Sekolah Rakyat dapat memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kemampuan belajar mereka.

Gus Ipul berharap bahwa siswa Sekolah Rakyat dapat memiliki kompetensi yang lengkap, termasuk pintar, berkarakter, dan terampil. Hal ini diharapkan dapat membantu siswa menjadi lebih siap untuk menghadapi tantangan di masa depan.

Dengan adanya Sekolah Rakyat, Gus Ipul berharap dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Dengan demikian, siswa dapat memiliki kemampuan yang lebih baik dan siap untuk bersaing di era global. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

​Kejagung Pastikan BPK Bukan Satu-Satunya Lembaga yang Berwenang Hitung Kerugian Negara
Bukan Sekadar Korupsi, Prof. Didik Rachbini Sebut Era Nadiem Rusak Tata Kelola Pendidikan
​Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara, Langsung Peluk Istri dan Orangtua
kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda
Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng
Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir
Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026
Pemerintah Gelar Sidang Isbat: Menanti Keputusan Resmi Awal Ramadan 1447 H

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:07 WIB

​Kejagung Pastikan BPK Bukan Satu-Satunya Lembaga yang Berwenang Hitung Kerugian Negara

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:16 WIB

Bukan Sekadar Korupsi, Prof. Didik Rachbini Sebut Era Nadiem Rusak Tata Kelola Pendidikan

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:50 WIB

​Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara, Langsung Peluk Istri dan Orangtua

Jumat, 24 April 2026 - 09:54 WIB

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:34 WIB

Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng

Berita Terbaru