Operasi Zebra Bandara Sueta menegur 237 pengemudi

Jumat, 25 Oktober 2024 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Polisi beberapa kali melakukan pelanggaran selama 11 hari Operasi Zebra Jaya 2024 di Polres Bandara Soekarno-Hatta. Sebanyak 237 pelanggar lalu lintas diberitahu. Kapolsek Sueta mengatakan, “Sejak dimulainya Operasi Zebra Jaya pada tanggal 14 hingga hari ini, 24 Oktober 2024, kami telah melakukan 237 pelanggaran lalu lintas dalam bentuk teguran,” Kompol Bernard Bachtera Saragih, Jumat (25/10/2024).

Bernard melaporkan jumlah pelanggaran lalu lintas di kalangan pengendara sepeda motor sebanyak 160 kasus dan 77 kasus pelanggaran pada kendaraan roda empat atau lebih. Ia menyebutkan: 112 kasus tidak menggunakan ban roda dua, 8 kasus mengemudi rendah, 17 kasus. kasus tidak memiliki SIM, dan 24 kasus kendaraan tidak memadai.

BACA JUGA:  Megawati Ungkap Tak Ada Oposisi dan Koalisi Usai Pilpres

Untuk pelanggaran lalu lintas dan harta benda, 34 orang tidak memakai sabuk pengaman, 13 orang kelebihan berat badan, 15 orang karena melanggar rambu atau bahu jalan, 8 orang tidak memiliki SIM, 6 orang pengemudi dan tidak ada supir. lisensi. sebuah STNK. mengatakanDiketahui Operasi Zebra Jaya akan digelar selama 14 hari pada tanggal 14 hingga 27 Oktober 2024. Operasi Zebra akan digelar sebanyak 14 kali pada tahun ini. Terdapat 14 pelanggaran sebagai berikut :

  1. Pemasangan putaran dan alarm tidak ditentukan
  2. Mengemudikan kendaraan bermotor dengan menggunakan pelat tersembunyi atau pelat servis
  3. Pengemudi kendaraan bermotor di bawah umur yang sah
  4. Kendaraan dengan arus Listrik
  5. Mengemudi dalam keadaan dalam keadaan mabuk
  6. Menggunakan telepon seluler saat mengemudi
  7. Pengemudi tidak memakai sabuk pengaman
  8. Melebihi batas kecepatan
  9. Sepeda motor dengan lebih dari satu tiang
  10. Empat kendaraan atau lebih yang tidak dapat diangkutn
  11. Empat kendaraan atau lebih tidak dilengkapi. perlengkapan standar
  12. Kendaraan roda dua atau empat tidak dilengkapi STNK
  13. Pelanggaran jalur jalan atau bahu jalan14. Penyalahgunaan TNKB perantara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Korlantas Polri Memutuskan Menunda Pelaksanaan Operasi Patuh 2026
Mulai 8 Hingga 21 Juni 2026 Operasi Patuh Digelar Serentak se-Indonesia, Nomor Plat Kendaraan Jadi Prioritas Utama
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:30 WIB

​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:26 WIB

Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN

Berita Terbaru