Orang Tua Siswa di Sukabumi Protes Menu Makan Bergizi Gratis, Tahu Bulat dan Jeli Coco Jadi Sorotan

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sukabumi. Foto: Ist.

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sukabumi. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Sejumlah orang tua siswa di Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, melayangkan protes terhadap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima anak-anak mereka. Menu yang dianggap terlalu sederhana, seperti tahu bulat dan jeli coco, menjadi sorotan utama.

Salah satu orang tua siswa berinisial A mengungkapkan bahwa menu MBG yang diterima anaknya terlampau sederhana dan tidak sebanding dengan anggaran yang dikucurkan pemerintah. “Hanya tahu bulat dan jeli dimasukkan ke dalam program presiden. Padahal kalau dihitung-hitung tidak sampai sesuai harga yang diarahkan,” ungkap A, Jumat (3/10/2025).

Menanggapi protes tersebut, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur 99 Patuguran Yayasan Generasi Kabupaten Sukabumi, Pajar Nugraha, menegaskan bahwa menu MBG bukan makanan mewah. Namun, ia memastikan bahwa makanan tersebut sudah sesuai dengan standar gizi yang ditetapkan.

“Ini adalah program menu bergizi gratis. Artinya, fokusnya pada kadar gizi yang ditentukan, bukan makanan mewah. Sebagai ahli gizi, menurut saya, menu tersebut sudah sesuai,” jelasnya.

BACA JUGA:  Tragedi Surade, Kasus Kematian NS Naik Penyidikan

Pajar menjelaskan bahwa menu hari itu terdiri dari nasi putih, tahu bulat dengan mayones dingin, bistik rolade, serta jeli coco. Ia mengklaim bahwa kandungan gizi makanan tersebut sudah sesuai standar untuk kategori anak TK, SD, hingga SMP dan SMA.

Pajar juga menegaskan bahwa pihaknya akan terbuka terhadap masukan dari masyarakat. “Saya sudah menyampaikan kepada pihak-pihak terkait bahwa jika ada ketidaksesuaian atau menu yang diragukan, mereka dapat langsung konfirmasi kepada saya selaku Kepala Satuan,” ungkapnya.

SPPG Dapur 99 Patuguran Yayasan Generasi ini mengolah 3.725 porsi makanan per hari untuk 10 sekolah yang terdiri dari SD, TK, PAUD, dan SMP. Proses memasak dimulai sejak pukul 12 malam.

Menurut Pajar, jarak dari SPPG ke sekolah tidak boleh lebih dari 6 kilometer, dan waktu pengiriman maksimal 20 menit. “Standar saat ini, pukul 3 dini hari sudah dilakukan pemorsian, karena kami harus memproses dan mendistribusikan sebanyak 3.725 porsi,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Irigasi Dikorupsi, Alphard Dibeli: OTT DPRD Muara Enim

Pajar juga mengingatkan pentingnya memperhatikan waktu konsumsi makanan. Pihaknya menekankan bahwa makanan harus dikonsumsi dalam waktu enam jam setelah distribusi. “Jangan sampai makanan dimasukkan ke dalam wadah (rantang) berbahan baja tahan karat saat masih panas. Panas akan mempercepat pembusukan protein,” tambah dia.

Protes terhadap menu MBG ini menunjukkan bahwa masyarakat memiliki perhatian yang besar terhadap kualitas makanan yang diberikan kepada anak-anak mereka. Pemerintah daerah diharapkan dapat menanggapi protes ini dengan serius dan melakukan evaluasi terhadap menu MBG agar sesuai dengan harapan masyarakat dan tetap memenuhi standar gizi yang dibutuhkan. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejaksaan Agung Minta Maaf Usai Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan
Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.600 Meter
Kejagung Periksa Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Soal TPPU Rp476 Miliar Hari Ini
Kemnaker dan Polri Sukses Mediasi PHK PT Amos Indah Indonesia Pesangon Rp12,7 Miliar Cair
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Roy Suryo Sebut Jadi Angin Segar Perkara Ijazah Jokowi
Presiden Prabowo Panggil Para Menteri Rapat Terbatas di Istana Bahas Agenda Strategis
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan PN Jaktim Komitmen Usut Ijazah Jokowi Tak Surut
Bareskrim Polri Tangkap Bandar Besar Narkoba Rokan Hilir Haradongan Simanjuntak
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:39 WIB

Kejaksaan Agung Minta Maaf Usai Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:53 WIB

Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.600 Meter

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:37 WIB

Kejagung Periksa Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Soal TPPU Rp476 Miliar Hari Ini

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:29 WIB

Kemnaker dan Polri Sukses Mediasi PHK PT Amos Indah Indonesia Pesangon Rp12,7 Miliar Cair

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:41 WIB

Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Roy Suryo Sebut Jadi Angin Segar Perkara Ijazah Jokowi

Berita Terbaru