Paman Tikam Keponakan Karena Emosi Disepelekan

Selasa, 10 Agustus 2021 - 00:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palu godam hakim sebuah ilustrasi. Foto:D|Ist

Palu godam hakim sebuah ilustrasi. Foto:D|Ist

Medan-Mediadelegasi: Sidang pembunuhan keponakan yang sempat viral dengan terdakwa Syaiful alias Iful, kembali digelar di Pengadilan Negeri Medan, Senin (9/8). Dalam sidang agenda pemeriksaan terdakwa itu, Syaiful paman korban mengaku khilaf tikam keponakan, Muhammad Syidik karena emosi merasa disepelekan.

“Dia maki-maki saya, masak saya dimaki-maki keponakan. Sepele kali dia sama saya pak hakim,” katanya usai dicecar Majelis Hakim yang diketuai Hendra Sutardodo.

Menurut Syaiful  keponakannya yang saat itu masih dalam keadaan mabuk, memukul kepalanya di depan umum  sehingga terjadi perkelahian paman versus ponakan dan dipisahkan oleh warga. “Dia mabuk juga, terus dia memukul saya, dia pun sempat menantang buka baju,” ucap Syaiful.

BACA JUGA:  Wagub Ingatkan Abang Becak Soal Ketakwaan dan Rasa Syukur

Namun karena dipicu emosi, sang paman, Syaiful  pulang ke rumah mengambil sebilah pisau dengan maksud mengancam korban. Bukannya takut, korban malah  menantang balik terdakwa.

“Saya tusuk pakai pisau, silap saya pak, saya mau kasi pelajaran aja sama dia sebenarnya, saya bukan niat mematikan,” ucap Syaiful.

Usai tikam perut keponakannya, terdakwa sang paman pun sempat melarikan diri. Ia mengaku sudah mendengar kabar kalau keponakannya meninggal dunia, namun tidak sempat meminta maaf.

“Saya dengar kabar dia dibawa ke rumah sakit dan meninggal. Saya di daerah kira-kira lima hari. Saya keluar kota, mengelak lah sementara pak, menyesal kali saya pak Hakim,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Mantan Kordinator Satgas PDIP Sebut Terdakwa tak di Lokasi Kejadian

Usai memeriksa terdakwa, majelis hakim menunda sidang pekan depan dengan agenda tuntutan.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum Christian Sinulingga,i perkelahian antara korban dengan terdakwa, dikarenakan terdakwa merasa disepelekan oleh keponakannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Maruli Siahaan Ajak Warga Medan Jadikan Nilai HAM sebagai Budaya Sehari-hari
Target Besar, Pengadaan Miliaran: Tata Kelola Parkir Medan Diuji Transparansi
Sekretaris Dinas Peternakan Labuhanbatu Ditangkap, Tipu Pengusaha Lewat Proyek Laptop Fiktif Rp183 Juta
Ketua MMTK Sumatera Utara Siap Jalan Kaki ke Jakarta, Bawa Isu Dugaan KKN di RSUD dr. Pirngadi Medan
Muhammad Syam Ahza Tarigan Ingin Raih Prestasi Pilih Olahraga Petanque Demi Banggakan Orang Tua
Wartawan & Aktivis Kamisan Aksi Damai: Minta Prabowo Tarik Kata “Londo Ireng” dan Minta Maaf
Yayasan Oysani Generasi Peduli Audiensi ke Yayasan Prof. Dr. H. Kadirun Yahya, Paparkan Kinerja & Rencana Kolaborasi
Isu Rebutan Proyek LPJU Ratusan Miliar Bergulir, Kadishub Medan Bungkam Saat Dikonfirmasi
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:15 WIB

Maruli Siahaan Ajak Warga Medan Jadikan Nilai HAM sebagai Budaya Sehari-hari

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Target Besar, Pengadaan Miliaran: Tata Kelola Parkir Medan Diuji Transparansi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:48 WIB

Sekretaris Dinas Peternakan Labuhanbatu Ditangkap, Tipu Pengusaha Lewat Proyek Laptop Fiktif Rp183 Juta

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Ketua MMTK Sumatera Utara Siap Jalan Kaki ke Jakarta, Bawa Isu Dugaan KKN di RSUD dr. Pirngadi Medan

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:34 WIB

Muhammad Syam Ahza Tarigan Ingin Raih Prestasi Pilih Olahraga Petanque Demi Banggakan Orang Tua

Berita Terbaru