Rakernas KMDT 2023 Sama Sekali Tak Bahas Politik

Rabu, 14 Juni 2023 - 22:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Ketua Umum DPP Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) Edison Manurung (kedua kanan) didampingi Ketua DPW KMDT Sumatera Utara Prof. Dr Binari Manurung (ketiga kanan) membahas persiapan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV KMDT tahun 2023 bersama sebagian unsur panitia lainnya yang diketuai Mandalasah Turnip (kiri), di Medan, Rabu (14/6).  Foto: Alex

Ketua Umum DPP Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) Edison Manurung (kedua kanan) didampingi Ketua DPW KMDT Sumatera Utara Prof. Dr Binari Manurung (ketiga kanan) membahas persiapan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV KMDT tahun 2023 bersama sebagian unsur panitia lainnya yang diketuai Mandalasah Turnip (kiri), di Medan, Rabu (14/6). Foto: Alex

Medan-Mediadelegasi: Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) menegaskan bahwa Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV KMDT tahun 2023 di Medan pada 29 September mendatang sama sekali tidak membahas isu yang berkembang seputar politik, termasuk dalam kontestasi politik 2024.

“Momentum Rakernas KMDT tahun ini fokus membahas program kerja dan menekankan pada konsolidasi organisasi, karena KMDT sejak awal didirikan tidak ada hubungan organisatoris dengan partrai politik manapun,” kata Ketua Umum DPP KMDT Edison Manurung kepada pers, usai mengikuti rapat terbatas dengan panitia Rakernas KMDT 2023, di Medan, Rabu (14/6).

Rapat terbatas tersebut turut dihadiri unsur panitia Rakernas KMDT yang diketuai Ir. Mandalasah Turnip, SH, sekretaris umum Prof Dr. Binari Manurung dan Ir. Patar Charles Manurung, M.Sc.

Ditambahkannya, KMDT merupakan organisasi independen meski banyak pengurus dan anggotanya jug duduk dalam kepengurusan maupun kader dari berbagai partai politik.

Menurut dia, Rakernas KMDT tahun 2023 diharapkan akan dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan dihadiri sekitar 500 orang peserta yang terdiri dari para pengurus KMDT provinsi serta kabupaten/kota seluruh Indonesia.

Pada acara pembukaan Rakernas KMDT tersebut turut diserahkan Anugerah KMDT atau “KMDT Award” kepada berbagai kalangan, baik perorangan maupun pimpinan instansi atau lembaga yang selama ini dinilai memiliki komitmen tinggi dan peduli terhadap program pelestarian ekosistem Danau Toba.

BACA JUGA:  Gubernur Bobby Nasution "Geruduk" Kantor Kemenkeu, Protes Dana Transfer Daerah Dipangkas Ratusan Triliun

Selain itu, KMDT juga akan menyerahkan penghargaan nasional kepada para tokoh yang dinilai turut berperan aktif dalam menjaga persatuan bangsa melalui semangat Pancasila.

“Kami telah membentuk tim yang diketuai oleh Prof Dr. Binari Manurung untuk melakukan kajian objektif terhadap sosok yang dinilai berjasa dan berkontribusi dalam mendukung percepatan pembangunan sektor pariwisata dan lingkungan hidup di kawasan Danau Toba,” ujarnya.

Lebih lanjut Edison memapartakan beberapa agenda utama yang akan dibahas dalam Rakernas KMDT 2023, antara lain meningkatkan peran nyata KMDT dalam mendukung pengembangan Danau Toba sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) dan pengembangan pariwisata berbasis masyarakat secara berkelanjutan di kawasan Danau Toba.

Pengembangan pariwisata berbasis masyarakat selain akan memberi kontribusi positif terhadap peningkatan perekonomian, lanjut dia, juga efektif menumbuhkan hadirnya desa-desa wisata di kawasan Danau Toba.

“KMDT selama beberapa tahun terakhir terus menyeleraskan sinergitas dengan tujuh pemerintah kabupaten di kawasan Danau Toba untuk ikut terlibat dalam membina desa wisata,” ujarnya.

Namun, Edison menekankan bahwa pengembangan pariwisata Danau Toba tidak hanya untuk keuntungan secara ekonomi, melainkan memperhatikan juga faktor lainnya yakni kondisi lingkungan hidup di sekitarnya agar tidak rusak dan tetap lestari.

BACA JUGA:  Jelang Akhir Jabatan, Bobby Hadiri Rapat Paripurna Bahas Pencabutan Perda RDTR

Edison menekankan bahwa pengembangan wisata tidak hanya untuk keuntungan secara ekonomi, melainkan memperhatikan juga faktor lainnya yakni kondisi lingkungan hidup di sekitarnya agar tidak rusak dan tetap lestari.

“Masyarakat di sekitar Danau Toba harus diedukasi agar mereka mampu memahami bahwa pariwisata akan meningkatkan penghasilan mereka dan juga harus menjadi tuan rumah yang baik dengan menerapkan Sapta Pesona dalam kehidupannya,” katanya.

Pada kesempatan itu, Edison mengajak semua pihak agar mendukung kebijakan Presiden Jokowi yang sedang fokus mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif di lima wisata terpadu super prioritas di Indonesia, termasuk Danau Toba.

Dikatakannya, penetapan kawasan Danau Toba sebagai salah satu destinasi pariwisata super prioritas adalah hal yang dinilai wajar mengingat keindahan alam Danau Toba yang terbentang di tujuh kabupaten yakni Simalungun, Toba Samosir, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Dairi, Karo, dan Samosir merupakan potensi besar sebagai destinasi wisata kelas dunia.

“Pengembangan pariwisata tersebut tentunya akan mampu memberikan kontribusi terhadap penerimaan pendapatan asli daerah dan menciptakan lapangan kerja di kawasan Danau Toba dan daerah di sekitarnya,” tuturnya. D|Red-04

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat
Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan
Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya
BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan
BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik
Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final
Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi
Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:47 WIB

BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:06 WIB

BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik

Berita Terbaru

Gempa bumi M6,1 mengguncang Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (18/8/2026), pukul 13.02 WIB. Foto: BMKG.

Kabupaten Nias Selatan

Gempa M 6,1 Guncang Nias Selatan Sumut, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Selasa, 18 Agu 2026 - 14:59 WIB