Revalidasi Geopark Kaldera Toba Dimulai, Menuju Status UNESCO Global Geoparks

Senin, 21 Juli 2025 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Revalidasi Geopark Kaldera Toba Dimulai, Menuju Status UNESCO Global Geoparks. (Foto : Ist.)

Revalidasi Geopark Kaldera Toba Dimulai, Menuju Status UNESCO Global Geoparks. (Foto : Ist.)

Medan-Mediadelegasi : Revalidasi Geopark Kaldera Toba, Sumatra Utara, sebagai bagian dari UNESCO Global Geoparks (UGGp) telah dimulai hari ini, Senin, 21 Juli 2025, dan akan berlangsung hingga Jumat, 25 Juli 2025. Penilaian ini dilakukan untuk meninjau status Kaldera Toba di Danau Toba yang saat ini mendapat kartu kuning dari UNESCO.

Kartu kuning yang diterima Geopark Kaldera Toba saat rapat UNESCO Global Geoparks di Maroko pada 4-5 September 2023 menandakan bahwa kawasan tersebut belum memenuhi sejumlah standar pengelolaan internasional. Status ini bukan sekadar teguran, melainkan peringatan serius.

Kaldera Toba diberi waktu dua tahun hingga Juli 2025 untuk melakukan pembenahan. Jika dalam evaluasi kali ini Kaldera Toba kembali mendapat kartu kuning, maka statusnya sebagai bagian dari UNESCO Global Geoparks akan dicabut.

Geopark yang menerima kartu kuning dalam dua kali validasi ulang berturut-turut dianggap tidak lagi memenuhi kriteria yang dipersyaratkan dan akan kehilangan statusnya sebagai Geopark Global UNESCO. Oleh karena itu, penting bagi Kaldera Toba untuk menunjukkan kemajuan signifikan dalam menangani isu-isu yang telah diidentifikasi sebelumnya.

BACA JUGA:  Tas Birkin Pertama Hermes Terjual dengan Harga Fantastis: Rp162 Miliar

Dalam evaluasi kali ini, tim akan menilai aspek-aspek kunci kinerja Geopark, antara lain tata kelola dan pengelolaan, keterlibatan masyarakat, upaya konservasi geopark, program edukasi dan penyadaran, praktik pembangunan berkelanjutan, dan kerja sama internasional.

Perhatian khusus akan diberikan untuk mengatasi kekhawatiran yang diajukan oleh Dewan Geopark Global UNESCO, seperti dampak perubahan menyeluruh dalam badan pengelola, kebutuhan akan situs geologi yang lebih beragam dan mudah diakses, peningkatan visibilitas di lokasi-lokasi penting, penguatan kemitraan, dan keterlibatan aktif dalam jaringan geopark regional dan global.

Tim evaluasi akan terdiri dari dua pakar independen yang dipilih dari “Roster of Evaluators” resmi. Para evaluator internasional ini bukan staf UNESCO dan bertugas dalam kapasitas pribadi sebagai pakar geopark.

BACA JUGA:  Ternyata Kaya atau Miskin Bisa Ditebak Cukup Dari Wajah

Hasil revalidasi akan dibahas pada sesi ke-10 Dewan Geopark Global UNESCO (UGGpC) dari Program Geosains dan Geopark Internasional (IGGP) di Chili pada 5 dan 6 September 2025.

Revalidasi ini merupakan bagian dari mekanisme standar untuk menegakkan kredibilitas, integritas, dan kualitas jaringan global Geopark UNESCO. Oleh karena itu, penting bagi Kaldera Toba untuk menunjukkan komitmen dan kemajuan dalam pengelolaan geopark yang berkelanjutan.

Dalam beberapa tahun terakhir, Kaldera Toba telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan pengelolaan dan konservasi geopark. Namun, masih ada beberapa tantangan yang perlu diatasi untuk memenuhi standar UNESCO.

Hasil revalidasi ini akan menentukan masa depan Kaldera Toba sebagai Geopark UNESCO. Oleh karena itu, penting bagi semua pihak untuk bekerja sama dan berkomitmen untuk meningkatkan pengelolaan dan konservasi geopark ini. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat
Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan
Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya
BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan
BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik
Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final
Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi
Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:47 WIB

BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:06 WIB

BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik

Berita Terbaru

Gempa bumi M6,1 mengguncang Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (18/8/2026), pukul 13.02 WIB. Foto: BMKG.

Kabupaten Nias Selatan

Gempa M 6,1 Guncang Nias Selatan Sumut, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Selasa, 18 Agu 2026 - 14:59 WIB