Sumut Tanam 8.307 Hektare Mangrove, Pj Sekda: Jaga Lingkungan untuk Masa Depan

- Penulis

Rabu, 26 November 2025 - 11:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Sulaiman Harahap mengikuti penanaman pohon secara serentak di Provinsi Se-Indonesia dalam rangka Hari Menanam Pohon Indonesia tahun 2025 di Desa Karang Gading Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten Deliserdang. Selasa (25/11/2025). Foto: Diskominfo Sumut

Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Sulaiman Harahap mengikuti penanaman pohon secara serentak di Provinsi Se-Indonesia dalam rangka Hari Menanam Pohon Indonesia tahun 2025 di Desa Karang Gading Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten Deliserdang. Selasa (25/11/2025). Foto: Diskominfo Sumut

Medan-Mediadelegasi: Provinsi Sumatera Utara (Sumut) telah menanam mangrove seluas 8.307 hektare sejak tahun 2018 hingga 2024. Hal ini sejalan dengan salah satu program prioritas pembangunan nasional, yaitu menjamin pelestarian lingkungan hidup.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut), Sulaiman Harahap, mengungkapkan hal tersebut pada acara Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia Tahun 2025, sekaligus menanam mangrove di areal Suaka Margasatwa Karang Gading, Desa Karang Gading, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deliserdang, Selasa (25/11/2025).

“Menanam pohon bukan sekadar menanam benih di tanah. Menanam pohon adalah simbol harapan, komitmen, dan tanggung jawab kita terhadap bumi. Pohon adalah benteng kita melawan perubahan iklim, penjaga keseimbangan ekosistem, dan sumber kehidupan bagi manusia serta makhluk lainnya,” ujarnya.

Sulaiman mengatakan, momentum ini menjadi pengingat bahwa semua memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan generasi mendatang.

BACA JUGA:  Pemprov Sumut Bentuk 5.700 Posbankum Untuk Perluas Akses Bantuan Hukum Bagi Masyarakat

Ia juga menyampaikan bahwa dunia telah bersepakat memerangi perubahan iklim, dan Indonesia pun telah menetapkan target Nationally Determined Contribution (NDC) untuk menurunkan tingkat emisi karbon nasional. Berbagai regulasi juga telah dibuat, salah satunya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 110 tahun 2025 tentang penyelenggaran instrumen nilai ekonomi karbon dan pengendalian emisi gas rumah kaca nasional.

“Kita tidak boleh menutup mata terhadap dampak nyata dari perubahan iklim yang telah kita rasakan, seperti cuaca ekstrem, kenaikan suhu global, serta ancaman terhadap ekosistem dan keanekaragaman hayati. Perubahan iklim bukan hanya tantangan global, tetapi juga menjadi persoalan mendesak yang harus kita atasi bersama di tingkat lokal,” katanya.

Untuk itu, Sulaiman mengajak seluruh lapisan masyarakat Sumut untuk menjadikan kegiatan menanam pohon sebagai bagian dari gaya hidup, melestarikan hutan, merehabilitasi lahan kritis, dan menjaga pohon yang telah ditanam.

BACA JUGA:  Relaksasi Kredit UMKM Sumut Strategi Pemulihan Pascabencana

“Setiap pohon yang kita tanam hari ini adalah investasi kita untuk masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” ucapnya.

Kegiatan untuk pemulihan ekosistem mangrove dilakukan di 17 desa yang tersebar di berbagai kecamatan, seperti Secanggang, Tanjung Pura, Hamparan Perak, dan Labuhan Deli.

Kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan di Karang Gading dan Langkat Timur Laut melalui pemulihan ekosistem yang dilaksanakan oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumut mempunyai luas kawasan 14.827 hektare, luas kerusakan 3.385 hektare, atau persentase kerusakan 22,83%. Tahun 2025, Kementerian Kehutanan telah melakukan pemulihan ekosistem di Karang Gading dan Desa Paluh Kurau dengan pembibitan mangrove sebanyak 1.415.700 bibit. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Muhammad Juanidi Resmi Dilantik Jadi Kajari Paluta, Kajati Sumut: Jabatan Adalah Amanah dan Ibadah
Sumut Miliki 6.110 Pos Bantuan Hukum, Bobby Nasution: Akses Keadilan Kini Lebih Dekat dengan Masyarakat
Jalu Yuswa Panjang Resmi Pimpin Kanwil Ditjenpas Sumut, Gantikan Yudi Suseno
BNN Sumut Ungkap Dua Jaringan Narkotika, Sita 700 Gram Sabu dan Uang Ratusan Juta
Viral Warga Sujud Minta Bantuan, Bobby Nasution Langsung Perintahkan Penanganan
Pemprov Sumut Jalin Kerja Sama dengan RS Mata Cicendo, Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan Mata
Sumut Jadi Tuan Rumah Hari Anak Nasional 2026, Gubernur Bobby Nasution: Dukung Penuh dan Beri Dampak Ekonomi
Ormas Pendiri Partai Golkar Segera Dilantik, Fokus Pengembangan Ekonomi Rakyat
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:16 WIB

Muhammad Juanidi Resmi Dilantik Jadi Kajari Paluta, Kajati Sumut: Jabatan Adalah Amanah dan Ibadah

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:26 WIB

Sumut Miliki 6.110 Pos Bantuan Hukum, Bobby Nasution: Akses Keadilan Kini Lebih Dekat dengan Masyarakat

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:34 WIB

Jalu Yuswa Panjang Resmi Pimpin Kanwil Ditjenpas Sumut, Gantikan Yudi Suseno

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:15 WIB

BNN Sumut Ungkap Dua Jaringan Narkotika, Sita 700 Gram Sabu dan Uang Ratusan Juta

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:29 WIB

Viral Warga Sujud Minta Bantuan, Bobby Nasution Langsung Perintahkan Penanganan

Berita Terbaru