Wamenaker Afriansyah Noor: Industri Wajib Beri Manfaat Nyata, Utamakan Tenaga Kerja Lokal

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor bersama jajaran pemerintah daerah dan manajemen PT Sheonary Javanesia INC berfoto bersama usai meninjau fasilitas perusahaan di Temanggung, Jawa Tengah, Rabu (29/7/2026), guna menekankan penyerapan tenaga kerja lokal dan dunia kerja yang inklusif. Foto: Ist.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor bersama jajaran pemerintah daerah dan manajemen PT Sheonary Javanesia INC berfoto bersama usai meninjau fasilitas perusahaan di Temanggung, Jawa Tengah, Rabu (29/7/2026), guna menekankan penyerapan tenaga kerja lokal dan dunia kerja yang inklusif. Foto: Ist.

Temanggung-Mediadelegasi: Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan setiap kehadiran industri di suatu daerah wajib membawa dampak positif yang nyata bagi warga sekitar, terutama melalui pembukaan peluang kerja yang seluas-luasnya bagi tenaga kerja lokal. Semakin besar penyerapan warga setempat, semakin kuat pula kontribusi industri terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Afriansyah saat meninjau langsung PT Sheonary Javanesia INC yang berlokasi di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Rabu (29/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wamenaker menggelar dialog bersama manajemen perusahaan dan jajaran Pemerintah Kabupaten Temanggung. Pembahasan berfokus pada penguatan hubungan industrial, prioritas penyerapan tenaga kerja setempat, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia sesuai kebutuhan industri.

Tak hanya berdiskusi di ruangan, Afriansyah turut menyusuri area produksi dan berbincang langsung dengan para pekerja. Ia bahkan menyempatkan diri berdialog dengan sejumlah penyandang disabilitas yang bekerja di sana.

BACA JUGA:  Taksi Online Cipulir: Sopir Tegur Penumpang Mesum

Afriansyah memberikan apresiasi tinggi atas komitmen perusahaan yang membuka kesempatan setara bagi penyandang disabilitas. Hal itu dinilai sebagai wujud nyata terciptanya dunia kerja yang inklusif dan beradab.

“Saya melihat hubungan industrial di sini berjalan sangat harmonis. Pengelolaannya pun rapi dan tertib. Perusahaan yang dikelola dengan baik seperti ini harus kita jaga bersama agar terus berkembang dan memberi manfaat luas,” ujar Afriansyah.

Kemnaker sendiri siap mendukung penuh ketersediaan tenaga kerja yang mumpuni melalui penyelenggaraan pelatihan vokasi bagi masyarakat sekitar. Tujuannya agar kompetensi warga setempat selaras dengan apa yang dibutuhkan dunia usaha.

“Kami harapkan perusahaan memprioritaskan warga sekitar. Jangan sampai industri tumbuh subur tapi warganya justru kesulitan mendapat pekerjaan. Kemnaker siap berikan pelatihan agar mereka siap pakai,” tegasnya.

BACA JUGA:  Tragedi di Nduga: Korban Berjatuhan Akibat Perang Saudara, Evakuasi Mendesak Dilakukan

Selain soal penyerapan tenaga kerja, Afriansyah juga mengingatkan pentingnya pemenuhan hak pekerja, mulai dari pemberian upah yang sesuai aturan hingga penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja secara ketat.

Langkah itu dinilai krusial agar tercipta lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan mampu menjaga produktivitas dalam jangka panjang.

Afriansyah pun mengajak Pemkab Temanggung terus mempererat sinergi dengan pelaku usaha dan pemerintah pusat. Kolaborasi tiga pihak ini menjadi kunci utama agar iklim investasi tetap kondusif, lapangan kerja makin terbuka lebar, dan ekonomi daerah terus bergerak maju.

Kehadiran industri, tegasnya, harus benar-benar menjadi berkah yang dirasakan langsung oleh masyarakat yang tinggal di sekitarnya. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Miranda

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BNPB: 38 Orang Tewas Akibat Gempa M 7,7 NTT, 2.000 Warga Mengungsi Mandiri
Wapres Gibran Kukuhkan 76 Anggota Paskibraka Tingkat Pusat 2026, Siap Tugas di HUT ke-81 RI
Istana Pastikan Kesiagaan Penuh Penanganan Pascagempa M 7,7 Nagekeo NTT: Pemerintah Diterjunkan ke Lokasi Terdampak
Detik-Detik Mengerikan Gempa M 7,7 Guncang Pelabuhan Maumere: Jembatan Dermaga Roboh, Penumpang Berjatuhan ke Laut
Gubernur NTT Melki Laka Lena Terjun Langsung ke Flores, Data Sementara 5 Tewas Usai Gempa M 7,7
Kasus TPPU Febrie Adriansyah: Kejagung Periksa Enam Saksi, Telusuri Aset Dugaan Hasil Kejahatan
Presiden Prabowo Usulkan Amnesti Khusus & Pengadilan Ad Hoc untuk Usut Pelanggaran BUMN 30 Tahun Terakhir
Presiden Prabowo: Belum Seluruh Janji Tuntas, Namun Sudah Mulai Selesaikan Persoalan Puluhan Tahun
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:39 WIB

BNPB: 38 Orang Tewas Akibat Gempa M 7,7 NTT, 2.000 Warga Mengungsi Mandiri

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:36 WIB

Wapres Gibran Kukuhkan 76 Anggota Paskibraka Tingkat Pusat 2026, Siap Tugas di HUT ke-81 RI

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Istana Pastikan Kesiagaan Penuh Penanganan Pascagempa M 7,7 Nagekeo NTT: Pemerintah Diterjunkan ke Lokasi Terdampak

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:34 WIB

Gubernur NTT Melki Laka Lena Terjun Langsung ke Flores, Data Sementara 5 Tewas Usai Gempa M 7,7

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:59 WIB

Kasus TPPU Febrie Adriansyah: Kejagung Periksa Enam Saksi, Telusuri Aset Dugaan Hasil Kejahatan

Berita Terbaru