Gapeksindo Sumut Berkomitmen Bina Pengusaha Muda Konstruksi

Sabtu, 20 Mei 2023 - 22:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Ketua Umum DPD  Gabungan Perusahaan Konstruksi Nasional Indonesia  (Gapeksindo)  Sumut Erikson Lumbantobing (kanan) saat tampil sebagai narasumber dalam wawancara podcast

Ketua Umum DPD Gabungan Perusahaan Konstruksi Nasional Indonesia (Gapeksindo) Sumut Erikson Lumbantobing (kanan) saat tampil sebagai narasumber dalam wawancara podcast "Jurnalis Konstruksi" di Medan, Sabtu (20/5). Foto: NC

Medan-Mediadelegasi: Gabungan Perusahaan Konstruksi Nasional Indonesia (Gapeksindo) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) berkomitmen untuk terus melaksanakan program pembinaan terhadap kalangan milenial dalam upaya melahirkan pengusaha-pengusaha muda tangguh dan profesional di sektor jasa konstruksi.

“Kami ingin menumbuhkan jiwa berkompetisi dan mencetak pengusaha muda yang siap menghadapi tantangan bisnis, terutama di sektor jasa konstruksi,” kata Ketua Umum DPD Gapeksindo Sumut Erikson Lumbantobing dalam acara Podcast “Jurnalis Konstruksi”, di Medan, Sabtu (20/5).

Melalui program pembinaan tersebut, pihaknya membekali para pelaku pemula bidang konstruksi dengan pelatihan dan pendampingan untuk mengembangkan usaha jasa konstruksi sipil.

“Saat ini ada sekitar 40 orang muda yang telah kita bina dan mereka secara bertahap mulai kita terjunkan untuk mengikuti tender proyek pengadaan barang dan jasa bidang konstruksi,” ujar Erikson yang akrab disapa Erik Tobing itu.

BACA JUGA:  15 Ribu Wanita Meriahkan Parade Berkebaya Nusantara

Sebagian dari perusahaan milik pengusaha muda anggota Gapeksindo Sumut itu, menurut Erik, sudah mampu mendapatkan dan mengerjakan proyek-proyek konstruksi tanpa harus mengandalkan lobi-lobi ke pejabat daerah untuk mendapatkan proyek.

“Apalagi sekarang ini lelang pengadaan barang dan jasa pemerintah dilakukan melalui Lelang Pengadaan Secara Elektronik atau LPSE, sehingga anggota Gapeksindo dituntut profesional untuk bisa bersaing dengan rekanan dari asosiasi lainnya,” katanya dalam wawancara podcats yang turut menghadirkan pengurus Gapeksindo Muda Sumut Jimmy Simbolon.

Lebih lanjut diakuinya bahwa perusahaan jasa konstruksi yang berminat mengerjakan proyek-proyek pemerintah harus profesional.

“Pendekatan atau kolusi dan nepotisme bukan lagi zamannya untuk mendapat paket proyek, karena proses tendernya semakin transparan dalam menentukan pemenang,” katanya dalam acara podcast yang dipandu wartawan senior asal Kota Medan Lilik Riadi Dalimunthe.

BACA JUGA:  Kafilah MTQ Labura Siap Berlaga di Tingkat Sumut, Diharapkan Tampil Maksimal, Hingga Torehkan Prestasi

Oleh karena itu, kata Erik, profesionalisme tidak bisa ditawar-tawar lagi dan hal itu
merupakan tantangan nyata yang harus dihadapi kontraktor.

“Suka tidak suka harus menyesuaikan, kalau tidak akan terlindas oleh modernisasi dunia kontraktor dewasa ini,” ujarnya.

Ia memprediksi, sektor usaha jasa konstruksi pascapandemi COVID-19 cukup prospektif, seiring dengan pertumbuhan pembangunan infrastruktur yang ditawarkan pemerintah maupun swasta, baik untuk usaha skala kecil, menengah maupun besar. D|Red-04

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas
Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik
Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik
5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan
Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan
Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara
Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Usai Penjelasan Pemko, Anggaran Air Mineral Rp1,1 Miliar Masih Diperdebatkan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:08 WIB

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas

Senin, 29 Juni 2026 - 11:04 WIB

Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:55 WIB

Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:43 WIB

5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:47 WIB

Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan

Berita Terbaru

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK. (Foto:Ist)

Jakarta

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Jumat, 3 Jul 2026 - 09:17 WIB