Kasus Penyiraman Air Keras Picu Pergantian Jabatan Kabais TNI

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapuspen TNI Brigjen Aulia Dwi Nasrullah menyampaikan penyerahan jabatan Kabais. Foto: Ist.

Kapuspen TNI Brigjen Aulia Dwi Nasrullah menyampaikan penyerahan jabatan Kabais. Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus berbuntut panjang hingga memicu pergantian jabatan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI yang sebelumnya dijabat Letnan Jenderal Yudi Abrimantyo.

Kasus Penyiraman Air Keras Seret Dugaan Oknum BAIS

Informasi tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Pusat Penerangan TNI, Aulia Dwi Nasrullah, dalam keterangannya di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (25/3/2026).

Menurut Aulia, penyerahan jabatan Kabais dilakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban institusi atas kasus yang kini menjadi perhatian publik luas.

Meski demikian, ia tidak menjelaskan secara rinci apakah pergantian tersebut merupakan pencopotan atau pengunduran diri dari pejabat terkait.

Kasus ini mencuat setelah dugaan keterlibatan sejumlah prajurit BAIS TNI dalam aksi penyiraman air keras terhadap korban yang dikenal aktif dalam isu hak asasi manusia.

BACA JUGA:  Terseret Kasus Korupsi Kadis UKM Sumut Mundur

Korban, Andrie Yunus, merupakan bagian dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan yang selama ini vokal dalam advokasi.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/sinode-hki-2026-dibuka-bobby-nasution-di-medan/

Peristiwa tersebut memicu kecaman dari berbagai kalangan yang mendesak agar pelaku diproses secara hukum tanpa pandang bulu.

Pusat Polisi Militer TNI kemudian mengambil langkah cepat dengan menahan empat prajurit yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.

Komandan Puspom TNI, Yusri Nuryanto, menyebutkan bahwa keempat prajurit berasal dari satuan BAIS TNI.

Mereka masing-masing berinisial Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES yang saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif.

Penyelidikan masih terus berlangsung untuk mendalami motif serta peran masing-masing tersangka dalam aksi kekerasan tersebut.

BACA JUGA:  Pesawat Hilang Kontak, Tim SAR Dikerahkan

Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan institusi strategis negara yang memiliki peran penting dalam sistem pertahanan dan keamanan.

Sejumlah pihak menilai transparansi dan akuntabilitas sangat diperlukan agar kepercayaan publik terhadap TNI tetap terjaga.

Langkah pergantian jabatan Kabais dinilai sebagai upaya awal untuk menunjukkan keseriusan dalam menangani kasus tersebut.

Publik kini menantikan hasil penyelidikan lanjutan serta penegakan hukum yang tegas terhadap seluruh pihak yang terbukti terlibat dalam kasus penyiraman air keras ini. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Usulan Hentikan Latsarmil: Komisi I DPR Minta Materi Pelatihan Calon Manajer Kopdes Lebih Relevan
Kemhan Jelaskan Kronologi Meninggalnya Peserta SPPI saat Ikuti Latihan Dasar Militer
Konvensi ILO Kerja Layak Era Digital Jadi Acuan, Menaker Siap Perkuat Perlindungan Pekerja Platform
PKB PT KAI 2026–2028 Diteken, Wamenaker: Bukti Hubungan Industrial yang Sehat dan Berkeadilan
Buronan Paling Dicari Interpol China Ditangkap di Bandara Soetta, Diduga Pemain Besar Sindikat Scam
Ketua BEM FH UBK Terima Uang Rp20 Juta untuk Arahkan Demo: Perjuangan Mahasiswa Bisa Dibeli?
Kemnaker Umumkan Tiga Besar Calon Direktur Polteknaker Periode 2026–2030
Akhir Perjalanan Hukum Razman Arif Nasution: Dijebloskan ke Cipinang Usai Kalah di MA
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:16 WIB

Usulan Hentikan Latsarmil: Komisi I DPR Minta Materi Pelatihan Calon Manajer Kopdes Lebih Relevan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:28 WIB

Kemhan Jelaskan Kronologi Meninggalnya Peserta SPPI saat Ikuti Latihan Dasar Militer

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:56 WIB

PKB PT KAI 2026–2028 Diteken, Wamenaker: Bukti Hubungan Industrial yang Sehat dan Berkeadilan

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:28 WIB

Buronan Paling Dicari Interpol China Ditangkap di Bandara Soetta, Diduga Pemain Besar Sindikat Scam

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:15 WIB

Ketua BEM FH UBK Terima Uang Rp20 Juta untuk Arahkan Demo: Perjuangan Mahasiswa Bisa Dibeli?

Berita Terbaru