Wamenaker Afriansyah Noor: Dialog Sosial Kunci Harmoni Hubungan Industrial PT Indonesia Epson

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor saat memimpin dialog sosial antara perwakilan serikat pekerja dan manajemen PT Indonesia Epson Industry di Jakarta, Selasa (21/7/2026). Foto: Ist.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor saat memimpin dialog sosial antara perwakilan serikat pekerja dan manajemen PT Indonesia Epson Industry di Jakarta, Selasa (21/7/2026). Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Wamenaker Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menempatkan dialog sosial sebagai landasan utama dalam membangun hubungan industrial yang harmonis dan berkeadilan. Pendekatan ini diambil untuk memfasilitasi komunikasi terbuka antara manajemen PT Indonesia Epson Industry dan serikat pekerja guna menyelesaikan setiap persoalan secara musyawarah.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menegaskan pemerintah hadir sebagai penengah netral yang membuka ruang diskusi sejuk bagi seluruh pihak terkait. Langkah ini bertujuan menjaga keseimbangan antara perlindungan hak pekerja, keberlangsungan usaha perusahaan, serta kepastian iklim investasi di Indonesia.

“Dialog sosial adalah kunci utama mengurai dinamika hubungan industrial. Pemerintah memfasilitasi ruang yang konstruktif agar hak normatif pekerja tetap terlindungi secara adil tanpa mengabaikan kepentingan perusahaan,” ujar Afriansyah saat berdialog dengan Federasi Serikat Pekerja Global Indonesia (F-SPGI) di Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Ia menjelaskan bahwa penyelesaian masalah di PT Indonesia Epson Industry sepenuhnya ditempuh dengan mengedepankan musyawarah. Cara ini dipilih agar setiap isu dipahami secara menyeluruh sebelum diambil langkah yang tepat dan disepakati bersama.

BACA JUGA:  Wamenaker Afriansyah Noor: Pendidikan, Kompetensi, dan Sertifikasi Kunci Mahasiswa Siap Hadapi Dunia Kerja

Proses diawali dengan audiensi khusus bersama perwakilan F-SPGI. Dalam pertemuan tersebut, serikat pekerja menyampaikan sejumlah aspirasi penting terkait pelaksanaan Perjanjian Kerja Bersama (PKB), dinamika organisasi, hingga penerapan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).

Setelah mendengar masukan pekerja, Kemnaker segera mempertemukan perwakilan serikat dengan pihak manajemen perusahaan. Forum ini menjadi wadah bagi kedua belah pihak untuk menyampaikan pandangan masing-masing serta saling memahami posisi satu sama lain.

Serikat pekerja menyampaikan pandangan terkait prosedur dan waktu pencatatan keberadaan organisasi serikat di lingkungan perusahaan. Sementara itu, manajemen menjelaskan bahwa kebijakan yang diambil didasarkan pada hasil evaluasi kinerja bisnis yang dilakukan secara berkala.

Pembahasan juga menyentuh tata kelola organisasi serikat pekerja agar tetap selaras dengan prinsip netralitas perusahaan. Hal ini penting untuk menjaga hubungan kerja yang saling menghormati dan tetap patuh pada ketentuan perundang-undangan.

BACA JUGA:  Ketidakjelasan Pascacabut Izin TPL Picu Desakan Publik

Melalui rangkaian dialog ini, Kemnaker memusatkan pembinaan pada peningkatan kualitas komunikasi antar pihak, penguatan hubungan industrial berkelanjutan, serta pengawasan ketat pelaksanaan norma ketenagakerjaan.

Afriansyah berharap komunikasi yang terus dibangun dapat melahirkan kesepahaman mendalam. Menurutnya, persoalan apa pun akan lebih mudah diselesaikan jika didasari semangat dialog dan saling menghargai kepentingan bersama.

Pemerintah berkomitmen terus mendorong kedua belah pihak untuk senantiasa memilih jalur komunikasi daripada konfrontasi. Hal ini dinilai efektif mencegah kesalahpahaman yang berpotensi mengganggu aktivitas produksi.

“Dengan keterbukaan dan rasa saling menghargai, kita harapkan lahir solusi adil serta terwujud hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan bagi semua pihak,” pungkas Wamenaker Afriansyah Noor. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Miranda

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembayaran KDMP Tertunda, Kemenkeu Tunggu Tagihan Himbara
Puluhan Kepala Sekolah Banyuasin Dikabarkan Terjaring OTT Polda Sumsel
Nusron Wahid Tegaskan Kooperatif Usai OTT KPK
KPK Geledah Summarecon Terkait Kasus HGB Bogor
Febrie Adriansyah Ungkap Dugaan Masukan Keliru ke Prabowo
Roy Suryo Tolak RJ, Pilih Lawan Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi
Oknum Ustaz di Siak Ditangkap, 4 Santriwati Jadi Korban
Roy Suryo Didakwa Serang Nama Baik Jokowi di Medsos
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 12:07 WIB

Pembayaran KDMP Tertunda, Kemenkeu Tunggu Tagihan Himbara

Jumat, 18 September 2026 - 16:29 WIB

Puluhan Kepala Sekolah Banyuasin Dikabarkan Terjaring OTT Polda Sumsel

Jumat, 18 September 2026 - 14:36 WIB

KPK Geledah Summarecon Terkait Kasus HGB Bogor

Jumat, 18 September 2026 - 13:30 WIB

Febrie Adriansyah Ungkap Dugaan Masukan Keliru ke Prabowo

Kamis, 17 September 2026 - 16:42 WIB

Roy Suryo Tolak RJ, Pilih Lawan Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi

Berita Terbaru

Kemenkeu menyiapkan dana talangan utang Kopdes Merah Putih (KDKMP). Foto: Ist.

Nasional

Pembayaran KDMP Tertunda, Kemenkeu Tunggu Tagihan Himbara

Sabtu, 19 Sep 2026 - 12:07 WIB

Gubernur Sumut Bobby Nasution melantik tiga pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Sumut dalam prosesi di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jumat (18/9/2026). Foto: Ist.

Sumatera Utara

Bobby Nasution Lantik Tiga Pejabat Eselon II Pemprov Sumut

Jumat, 18 Sep 2026 - 16:41 WIB

Wakil Gubernur Sumut Surya menerima Kepala Perwakilan BKKBN Sumut Mahyuzar dalam pembahasan penguatan ketahanan keluarga dan dinamika kependudukan di Sumatera Utara. Foto: Ist.

Sumatera Utara

Pemprov Sumut Perkuat PUSPAGA Hadapi Tren Childfree Gen Z

Jumat, 18 Sep 2026 - 16:27 WIB

Gubernur Sumut Bobby Nasution bersama kepala daerah se-Sumut mengikuti rapat koordinasi penguatan tata kelola pemerintahan dan pencegahan korupsi bersama KPK. Foto: Ist.

Sumatera Utara

Bobby Nasution dan 33 Kepala Daerah Teken Komitmen Antikorupsi

Jumat, 18 Sep 2026 - 16:02 WIB