Viral Pembangunan Eks Marcopolo, Warga Minta Perjuangan Bobby Tak Disia-siakan

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kondisi bangunan yang kini kembali dibangun di lokasi bekas Diskotik Marcopolo, Desa Namurube, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, yang progresnya diperkirakan mencapai sekitar 30% dan memicu kekhawatiran warga.

Foto: Kondisi bangunan yang kini kembali dibangun di lokasi bekas Diskotik Marcopolo, Desa Namurube, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, yang progresnya diperkirakan mencapai sekitar 30% dan memicu kekhawatiran warga.

Medan-Mediadelegasi: Kekhawatiran warga kembali mencuat setelah aktivitas pembangunan terlihat berlangsung di lokasi bekas Diskotik Marcopolo, Desa Namurube, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang. Bangunan yang sebelumnya telah dirobohkan dalam penertiban itu kini disebut kembali berdiri dengan progres pembangunan diperkirakan mencapai sekitar 30 persen.

Sejumlah warga meminta Pemerintah Kabupaten Deli Serdang tidak menerbitkan izin pembangunan sebelum memastikan seluruh persyaratan administrasi dan legalitas terpenuhi. Mereka menilai pemerintah perlu berhati-hati agar lokasi yang pernah menjadi perhatian publik itu tidak kembali menimbulkan keresahan.

Randy, warga Desa Namurube, mengatakan masyarakat berharap Pemkab Deli Serdang bersama instansi terkait segera memeriksa seluruh dokumen perizinan pembangunan tersebut. Menurut dia, lokasi itu sebelumnya telah ditertibkan sehingga pemerintah diminta tidak mengeluarkan izin apabila persyaratan belum dipenuhi.

“Masyarakat tidak ingin kondisi yang pernah meresahkan di masa lalu kembali terjadi dan mengganggu ketertiban lingkungan,” ujar Randy kepada wartawan di Medan, Selasa (21/7/2026) seperti dilansir dari waspada.id.

Warga lainnya, Reza, meminta pemerintah daerah tidak lengah terhadap aktivitas pembangunan yang terus berlangsung. Berdasarkan pengamatannya, pekerjaan konstruksi berjalan cukup cepat sehingga memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat.

BACA JUGA:  Kantor GRIB Jaya dan THM Marcopolo di Deli Serdang Dirubuhkan, Diduga Jadi Sarang Narkoba

Menurut Reza, sebagian warga menduga bangunan tersebut nantinya akan kembali difungsikan sebagai tempat hiburan malam. Kekhawatiran itu muncul karena lokasi tersebut sebelumnya menjadi sorotan publik dan kerap dikaitkan dengan dugaan praktik prostitusi, perjudian, serta peredaran narkotika.

Reza juga mengaku memperoleh informasi bahwa bangunan yang sebelumnya diduga dimiliki seorang pria berinisial ST kini dikabarkan dikembangkan oleh JT, yang disebut merupakan anggota DPRD Sumatera Utara. Aktivitas pembangunan itu, kata dia, berlangsung ketika ST sedang menjalani pidana di Lembaga Pemasyarakatan Tanjunggusta.

Menurut Reza, pembangunan mulai berjalan sekitar satu bulan setelah ST menjalani hukuman. Dalam waktu relatif singkat, progres pembangunan dinilai cukup pesat sehingga memunculkan pertanyaan di kalangan masyarakat.

Komentar senada disampaikan Jantison saat di wawancara mediadelegasi.id Pada Senin (27/7/2026), ia menilai pembongkaran eks Diskotik Marcopolo merupakan perjuangan yang tidak mudah dan mendapat perhatian luas masyarakat. Karena itu, ia berharap upaya penertiban yang telah dilakukan tidak menjadi sia-sia.

BACA JUGA:  Kapolresta DS Pimpin Apel Pasukan Pengamanan Pilkades Serentak

“Perjuangan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution merobohkan bangunan itu luar biasa. Karena itu kami memohon kepada Pemerintah Kabupaten Deli Serdang agar benar-benar berhati-hati sebelum menerbitkan izin apa pun di lokasi tersebut. Jangan sampai perjuangan yang telah dilakukan menjadi sia-sia dan kawasan itu kembali menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” kata Jantison.

Ia menegaskan masyarakat tidak menolak pembangunan yang memenuhi ketentuan hukum. Namun, menurutnya, seluruh proses perizinan harus dilakukan secara transparan, cermat, dan sesuai peraturan agar lokasi eks Diskotik Marcopolo tidak kembali menjadi sumber persoalan.

Warga berharap Pemkab Deli Serdang segera melakukan verifikasi terhadap legalitas pembangunan, termasuk memeriksa kelengkapan seluruh izin yang diperlukan sebelum mengambil keputusan terkait kelanjutan proyek tersebut. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Alx

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bobby Nasution Lantik Tiga Pejabat Eselon II Pemprov Sumut
Pemprov Sumut Perkuat PUSPAGA Hadapi Tren Childfree Gen Z
Bobby Nasution dan 33 Kepala Daerah Teken Komitmen Antikorupsi
Polda Sumut Diminta Bongkar Penadah Emas Ilegal di Madina
Hari Perhubungan Nasional 2026, Wagub Sumut Tekankan Transportasi Terintegrasi
Wagub Surya: Aset Sumut Harus Clear and Clean Jadi Mesin Penggerak PAD dan Ekonomi Daerah
Wagub Surya Saksikan SKB RBI: Perlindungan Perempuan dan Anak Wajib Masuk Program Kerja 2027
Jalan Longsor Pamah Semelir Langkat Diperbaiki Oktober 2026, Gubernur Bobby Pastikan Air Bersih Segera Mengalir
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 16:41 WIB

Bobby Nasution Lantik Tiga Pejabat Eselon II Pemprov Sumut

Jumat, 18 September 2026 - 16:27 WIB

Pemprov Sumut Perkuat PUSPAGA Hadapi Tren Childfree Gen Z

Jumat, 18 September 2026 - 16:02 WIB

Bobby Nasution dan 33 Kepala Daerah Teken Komitmen Antikorupsi

Jumat, 18 September 2026 - 11:26 WIB

Polda Sumut Diminta Bongkar Penadah Emas Ilegal di Madina

Kamis, 17 September 2026 - 17:24 WIB

Hari Perhubungan Nasional 2026, Wagub Sumut Tekankan Transportasi Terintegrasi

Berita Terbaru

KPK Dalami Dugaan Aliran Uang dalam Kasus HGB. Foto: Ist.

Nasional

KPK Temukan Petunjuk Aliran Uang Kasus HGB Bogor

Sabtu, 19 Sep 2026 - 13:54 WIB

Banjir bandang merendam kawasan permukiman warga di Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, akibat luapan sungai setelah hujan deras. Foto: Ist.

Nasional

Banjir Bandang Pasaman Terjang Permukiman, 1 Warga Hilang

Sabtu, 19 Sep 2026 - 13:17 WIB