Banjir di Jakarta, Prabowo Bentuk Tim dari Swiss

Kamis, 22 Januari 2026 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo Tiba di Bandara Zurich Swiss. Foto: Ist.

Prabowo Tiba di Bandara Zurich Swiss. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Presiden Prabowo Subianto terus memantau dampak dan penanganan banjir yang melanda wilayah Jakarta, meskipun sedang melakukan kunjungan kerja (kunker) di Swiss. Prabowo bahkan memerintahkan jajarannya untuk segera membentuk tim kajian yang bertugas menuntaskan permasalahan banjir yang kerap terjadi di ibu kota.

Pembentukan Tim Kajian Penanganan Masalah Banjir di Jakarta

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menjelaskan bahwa Prabowo telah memerintahkan pembentukan tim kajian untuk membuat desain besar penanganan masalah banjir, khususnya di Pulau Jawa. Menurut Pras, permasalahan banjir terus berulang setiap tahun di Pulau Jawa dan memerlukan solusi yang komprehensif.

“Termasuk kemudian di dalam komunikasi itu Bapak Presiden memerintahkan kepada kami untuk secepat-cepatnya membentuk tim kajian untuk mencoba menganalisa dan kemudian membuat grand design penyelesaian masalah-masalah yang berkenaan dengan air, terutama khususnya di Pulau Jawa karena bagaimanapun kita sadari bahwa masalah ini adalah masalah yang rutin berulang setiap tahunnya,” ujar Prasetyo Hadi di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (22/1/2026).

BACA JUGA:  Prabowo Tekankan Pentingnya Integritas dan Tanggung Jawab Moral bagi Pemimpin Bangsa

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/komitmen-kakanwil-pas-sumut-napi-korupsi-dipindahkan/

Pras menambahkan bahwa penanganan banjir ke depannya akan lebih terintegrasi dari hulu ke hilir, serta melibatkan berbagai sektor terkait. Ia mencontohkan laporan dari Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, yang menyebutkan bahwa dalam satu minggu terakhir terdapat 16 titik banjir yang mengganggu perjalanan kereta api. Bahkan, jumlah tersebut bertambah menjadi 17 titik, dengan satu titik genangan baru muncul di jalur rel kereta api.

Pras menilai bahwa curah hujan tinggi yang terjadi pada bulan Januari bukanlah satu-satunya faktor penyebab banjir. Ia menyebutkan adanya faktor lain yang turut berpengaruh, seperti perubahan tata ruang yang tidak terkendali serta pendangkalan daerah aliran sungai (DAS).

“Jadi perhatian Bapak Presiden bagaimana kita bisa menyelesaikan itu dari hulu ke hilir termasuk dengan tim Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa atau yang selama ini lebih dikenal dengan yang sedang mempersiapkan untuk proyek giant sea wall. Gerak-gerak itu,” ucapnya.

BACA JUGA:  KTT Dewan Perdamaian Gaza: Prabowo Masih Pertimbangkan

Sementara itu, kondisi banjir di Jakarta pada sore hari ini masih belum menunjukkan perbaikan. Curah hujan tinggi yang terus mengguyur wilayah tersebut menyebabkan banjir masih menggenangi sejumlah wilayah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat bahwa jumlah titik banjir terus bertambah. Hingga saat ini, terdapat 45 Rukun Tetangga (RT) dan 22 ruas jalan di Jakarta yang masih terendam banjir.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya melakukan penanganan banjir dengan mengerahkan petugas dan peralatan untuk menyedot air serta mengevakuasi warga yang terdampak.

Tim kajian yang akan dibentuk oleh pemerintah pusat diharapkan dapat segera memberikan solusi yang efektif dan berkelanjutan untuk mengatasi permasalahan banjir di Jakarta dan wilayah lainnya di Pulau Jawa. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejaksaan Agung Minta Maaf Usai Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan
Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.600 Meter
Kejagung Periksa Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Soal TPPU Rp476 Miliar Hari Ini
Kemnaker dan Polri Sukses Mediasi PHK PT Amos Indah Indonesia Pesangon Rp12,7 Miliar Cair
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Roy Suryo Sebut Jadi Angin Segar Perkara Ijazah Jokowi
Presiden Prabowo Panggil Para Menteri Rapat Terbatas di Istana Bahas Agenda Strategis
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan PN Jaktim Komitmen Usut Ijazah Jokowi Tak Surut
Bareskrim Polri Tangkap Bandar Besar Narkoba Rokan Hilir Haradongan Simanjuntak
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:39 WIB

Kejaksaan Agung Minta Maaf Usai Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:53 WIB

Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.600 Meter

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:37 WIB

Kejagung Periksa Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Soal TPPU Rp476 Miliar Hari Ini

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:29 WIB

Kemnaker dan Polri Sukses Mediasi PHK PT Amos Indah Indonesia Pesangon Rp12,7 Miliar Cair

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:41 WIB

Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Roy Suryo Sebut Jadi Angin Segar Perkara Ijazah Jokowi

Berita Terbaru