Bupati Muara Enim Edison Tiba di KPK, Ditetapkan Jadi Tersangka Bareng 9 Orang Lain

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Muara Enim, Edison tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (9/6/2026) usai terjaring OTT. Foto: Ist.

Bupati Muara Enim, Edison tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (9/6/2026) usai terjaring OTT. Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Bupati Muara Enim, Edison, akhirnya tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada Selasa (9/6/2026) pagi. Kedatangan ini terjadi sehari setelah ia terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar tim penyidik lembaga antirasuah di wilayah Sumatera Selatan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Edison tiba menggunakan kendaraan dinas penyidik KPK tepat pukul 08.51 WIB. Ia tampak mengenakan kemeja lengan panjang berwarna biru tua dan mengenakan masker wajah. Sesampainya di pelataran gedung, ia langsung berjalan masuk menuju ruang pemeriksaan tanpa berhenti sejenak di hadapan awak media yang sudah menunggu.

Sepanjang perjalanan masuk ke gedung, Edison tampak bungkam dan tidak memberikan satu pun jawaban atau keterangan kepada wartawan yang berusaha menanyakan perkembangan kasus maupun perasaannya pasca ditangkap. Wajahnya terlihat datar dan ia sama sekali tidak menoleh ke arah pihak-pihak yang memadati pintu masuk gedung KPK pagi itu.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Edison merupakan salah satu dari 10 orang yang berhasil diamankan tim KPK dalam operasi senyap yang berlangsung pada Senin (8/6/2026). Penangkapan dilakukan di dua lokasi berbeda, yakni di wilayah Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, dan di Jakarta, dalam satu rangkaian operasi yang terkoordinasi rapi.

BACA JUGA:  Posisi Wakil Menteri Imipas Belum Diisi, Silmy Karim Diduga Terima Rp 100 Juta Per Pekan dari Praktik Pemerasan

Mengenai perkembangan terbaru penanganan kasus ini, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa perkara ini telah resmi naik ke tahap penyidikan. Berdasarkan hasil pengumpulan data dan bukti permulaan yang dianggap cukup kuat, penyidik telah menetapkan seluruh pihak yang diamankan tersebut sebagai tersangka.

“Berdasarkan kecukupan bukti permulaan yang diperoleh, diputuskan perkara ini naik ke tahap penyidikan, untuk kemudian menetapkan para pihak sebagai tersangkanya,” ungkap Budi Prasetyo saat memberikan keterangan resmi kepada pers di Jakarta, Selasa pagi. Meski demikian, ia belum merinci secara spesifik nama-nama lengkap maupun jabatan pihak lain yang turut tersangkut.

Dari rincian komposisi pihak yang ditangkap, diketahui bahwa selain Bupati Edison, terdapat empat orang lain yang merupakan pejabat atau pegawai dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Keberadaan mereka yang berasal dari lingkaran pemerintahan daerah ini semakin menguatkan dugaan adanya aliran dana atau transaksi yang melibatkan unsur birokrasi.

Sementara itu, lima orang lainnya yang turut diamankan dan kini berstatus tersangka diketahui berasal dari kalangan pihak swasta. Campur tangan pihak swasta dalam kasus korupsi semacam ini umumnya berkaitan dengan proses pengadaan barang dan jasa, perizinan usaha, atau kontrak kerja sama pembangunan infrastruktur di daerah tersebut.

Dalam penggerebekan dan penggeledahan yang dilakukan bersamaan dengan proses penangkapan kemarin, tim penyidik KPK juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti bernilai tinggi. Salah satu barang bukti utama yang disita adalah uang tunai dalam jumlah besar, yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah.

BACA JUGA:  KPK Dalami Aliran Dana Korupsi Gedung Pemkab Lamongan, Periksa Pejabat PT Brantas Abipraya

“Untuk barang bukti, sejauh ini terinformasi ada uang tunai senilai ratusan juta rupiah,” jelas Budi. Namun, hingga saat ini KPK belum memberikan penjelasan rinci mengenai asal-usul uang tersebut, untuk keperluan apa uang itu diserahkan, maupun dugaan tindak pidana apa yang melatarbelakangi transaksi uang tunai tersebut.

Kombinasi penangkapan yang melibatkan unsur pimpinan daerah, pejabat pemerintahan, dan pihak pengusaha menjadi pola klasik dalam kasus korupsi yang sering ditangani KPK. Keberadaan mereka di dua lokasi penangkapan yang berbeda—Jakarta dan Sumatera Selatan—menunjukkan dugaan bahwa skema aliran dana dalam kasus ini berjalan lintas wilayah dan terstruktur.

Kini, kesepuluh tersangka menjalani proses hukum di Gedung Merah Putih KPK. Mereka akan menjalani serangkaian pemeriksaan mendalam, pengambilan keterangan, serta verifikasi terhadap seluruh barang bukti yang telah dikumpulkan. Publik menunggu langkah selanjutnya, termasuk penetapan status penahanan dan pembacaan pasal yang disangkakan kepada Bupati Edison dan para rekanannya. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo: Jangan Sampai Karhutla Masuk Zona Inti IKN, Minta Helikopter Chinook Diterjunkan
Prabowo Pimpin Ratas Penanganan Bencana, Minta Selalu Siap Hadapi Ancaman Alam
MK Tolak Uji Materi APBN 2026 Soal Keterlibatan Guru Awasi Program MBG
Kejagung Minta Hakim Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Penetapan Tersangka Dinilai Sah
Erupsi Anak Krakatau Sebar Abu Vulkanik, Empat Bandara Ditutup Hingga Sore Ini
Polri Tetapkan 113 Tersangka Karhutla, Riau Catat Jumlah Tertinggi
Vonis Banding Dipangkas, Menteri Pigai Dorong Kasasi Hingga PK Demi Keadilan Andrie Yunus
Hasil Tes CAT PPIH 2027 Dilihat Secara Langsung, BKN: Skor Real-Time Tayang di YouTube
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:27 WIB

Prabowo: Jangan Sampai Karhutla Masuk Zona Inti IKN, Minta Helikopter Chinook Diterjunkan

Senin, 7 September 2026 - 14:32 WIB

Prabowo Pimpin Ratas Penanganan Bencana, Minta Selalu Siap Hadapi Ancaman Alam

Senin, 7 September 2026 - 13:09 WIB

MK Tolak Uji Materi APBN 2026 Soal Keterlibatan Guru Awasi Program MBG

Senin, 7 September 2026 - 12:03 WIB

Erupsi Anak Krakatau Sebar Abu Vulkanik, Empat Bandara Ditutup Hingga Sore Ini

Sabtu, 5 September 2026 - 17:54 WIB

Polri Tetapkan 113 Tersangka Karhutla, Riau Catat Jumlah Tertinggi

Berita Terbaru