Japto Soerjosoemarno Diperiksa KPK Terkait Gratifikasi Batu Bara

- Penulis

Selasa, 10 Maret 2026 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KPK Kembali Periksa Japto Soerjosoemarno, Selasa (10/3/2026). Foto: Ist.

KPK Kembali Periksa Japto Soerjosoemarno, Selasa (10/3/2026). Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila, Japto Soerjosoemarno, selesai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Selasa (10/3/2026). Ia diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan gratifikasi yang berkaitan dengan produksi batu bara di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Pemeriksaan Japto Soerjosoemarno Selama 4,5 Jam

Berdasarkan pantauan di lokasi, Japto keluar dari gedung KPK sekitar pukul 13.26 WIB setelah menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 4,5 jam. Ia sebelumnya tiba di kantor lembaga antirasuah tersebut sekitar pukul 09.00 WIB.

Saat meninggalkan gedung KPK, Japto terlihat mengenakan batik berwarna cokelat yang dipadukan dengan jaket hitam. Ia berjalan menuju kendaraan yang telah menunggunya di area parkir.

Namun, Japto tidak banyak memberikan komentar kepada awak media yang telah menunggu sejak pagi. Ia memilih irit bicara terkait materi pemeriksaan yang dilakukan penyidik KPK.

BACA JUGA:  Purbaya Buka Suara soal Sapi Kurban Presiden, Sebut Mungkin Gunakan Dana Pribadi

Ketika ditanya mengenai penyitaan sejumlah kendaraan miliknya oleh penyidik KPK, Japto enggan memberikan penjelasan. Ia meminta agar pertanyaan tersebut langsung ditujukan kepada penyidik yang menangani perkara.

“Jangan tanya sama saya dong, tanya penyidik,” kata Japto singkat kepada wartawan sebelum masuk ke mobilnya.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/bupati-rejang-lebong-tiba-di-gedung-kpk-usai-terjaring-ott/

Japto menegaskan bahwa kehadirannya di KPK merupakan bentuk kepatuhan terhadap proses hukum yang sedang berjalan. Ia mengaku datang untuk memenuhi kewajibannya sebagai warga negara.

“Saya datang untuk memenuhi tanggung jawab hukum saya,” ujarnya sambil berjalan meninggalkan lokasi.

Sementara itu, KPK saat ini tengah mendalami dugaan aliran dana gratifikasi yang berkaitan dengan aktivitas produksi batu bara di wilayah Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Penyidik masih menelusuri pihak-pihak yang diduga menerima aliran dana tersebut.

BACA JUGA:  Rapat Pleno Perdana PPI: Kokohkan Persaudaraan dan Peran Strategis Keluarga Besar PARNA

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik masih terus menelusuri berbagai kemungkinan terkait aliran dana gratifikasi dalam kasus tersebut.

Menurut Budi, pemeriksaan terhadap Japto juga berkaitan dengan penyitaan sejumlah kendaraan yang sebelumnya dilakukan oleh penyidik KPK. Hal tersebut akan dikonfirmasi dalam proses penyidikan.

“Ini masih terus kami telusuri, termasuk kaitannya dengan penyitaan kendaraan-kendaraan dalam penguasaan saudara JP. Tentu itu juga akan dikonfirmasi,” kata Budi.

Sebelumnya, penyidik KPK juga telah melakukan penggeledahan di kediaman Japto yang berada di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita sejumlah barang bukti, termasuk 11 unit mobil dan sejumlah uang yang diduga berkaitan dengan perkara yang sedang diselidiki. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala Badan Intelijen Negara Respons Ancaman Reformasi Jilid II Jelang Demo Hari Ini
Rupiah Menguat ke Rp17.860 per Dolar AS: Dampak Meredanya Ketegangan AS-Iran dan Proyeksi Ekonomi Positif
Ribuan Mahasiswa Longmarch ke Bundaran HI, Sempat Bersitegang dengan Aparat di Dukuh Atas
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Bongkar 58 Kasus Narkoba, Sita Barang Bukti Senilai Rp37 Miliar
Aksi Mahasiswa UI: Sempat Terblokade dan Bersitegang, Akhirnya Berjalan Kaki Menuju Bundaran HI
Bersitegang di Semanggi, BEM UI Tetap Bersikeras Aksi di Bundaran HI Meski Dilarang Polisi
Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 2 Km, Status Masih Siaga, Warga Diminta Waspada
Pemerintah Lakukan Penataan MBG Selama Sebulan: Atasi Pembengkakan Titik Layanan & Jamin Keamanan Pangan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:50 WIB

Kepala Badan Intelijen Negara Respons Ancaman Reformasi Jilid II Jelang Demo Hari Ini

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:46 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.860 per Dolar AS: Dampak Meredanya Ketegangan AS-Iran dan Proyeksi Ekonomi Positif

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:44 WIB

Ribuan Mahasiswa Longmarch ke Bundaran HI, Sempat Bersitegang dengan Aparat di Dukuh Atas

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:31 WIB

Aksi Mahasiswa UI: Sempat Terblokade dan Bersitegang, Akhirnya Berjalan Kaki Menuju Bundaran HI

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:25 WIB

Bersitegang di Semanggi, BEM UI Tetap Bersikeras Aksi di Bundaran HI Meski Dilarang Polisi

Berita Terbaru