Kepling Medan Barat Ditangkap Kasus Sabu

- Penulis

Rabu, 11 Maret 2026 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Polsek Medan Barat. Foto: Hendra.

Kantor Polsek Medan Barat. Foto: Hendra.

Medan-Mediadelegasi: Citra pemerintahan tingkat lingkungan di Kecamatan Medan Barat kembali tercoreng. Dua oknum Kepala Lingkungan (Kepling) di Kelurahan Pulo Brayan Kota diduga kuat terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkotika. Kasus ini mencuat setelah Tim Satresnarkoba Polrestabes Medan melakukan penggerebekan pada Senin (9/3/2026) dini hari.

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu seberat kurang lebih 3 ons. Barang haram itu diduga berada dalam penguasaan salah satu oknum perangkat lingkungan yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Satu Kepling Ditangkap, Satu Buron

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, oknum Kepling 19 berinisial MF atau Muhammad Fadli telah berhasil diamankan oleh pihak kepolisian. Sementara itu, Kepling 13 dilaporkan melarikan diri saat penggerebekan berlangsung dan kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Sekretariat Daerah Kota Medan, Rudi Asriandi, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Ia menyebut laporan telah diterima dari pihak kecamatan terkait keterlibatan oknum Kepling dalam kasus narkotika ini.

“Camat sudah melaporkan bahwa Kepling 19 atas nama Muhammad Fadli telah ditangkap oleh pihak kepolisian,” ujar Rudi kepada wartawan.

BACA JUGA:  Miris! Oknum Kepling Di Medan Hamili Istri Orang, Anehnya Camat Bilang Bukan Perbuatan Tercela

Sementara itu, Lurah Pulo Brayan Kota, Rivai Harahap, menjelaskan bahwa aparat kepolisian saat ini masih melakukan pendalaman kasus. Bahkan, istri dari Kepling 13 yang melarikan diri masih dimintai keterangan untuk membantu proses penyelidikan dan menelusuri keberadaan suaminya.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/pan-copot-fikri-thobari-dari-jabatan-usai-ott/

DPRD Medan Soroti Pengawasan Pemerintah

Kasus ini langsung mendapat sorotan tajam dari anggota DPRD Kota Medan daerah pemilihan (Dapil) I, Antonius Devolis Tumanggor. Politisi Partai NasDem tersebut menilai kejadian ini sebagai tamparan keras bagi Pemerintah Kota Medan, khususnya dalam hal pengawasan terhadap aparatur di tingkat lingkungan.

“Sangat memalukan. Kepling seharusnya menjadi pelindung masyarakat, bukan justru terlibat dalam jaringan narkoba yang merusak generasi muda,” tegas Antonius, Selasa (10/3/2026).

Menurutnya, wilayah Medan Barat memang kerap menjadi sorotan terkait peredaran narkotika. Bahkan sebelumnya, seorang oknum pejabat kecamatan di wilayah tersebut sempat dinonaktifkan setelah terindikasi sebagai pengguna narkoba.

Karena itu, Antonius mendesak Pemerintah Kota Medan untuk segera melakukan tes urine secara menyeluruh kepada seluruh aparatur pemerintahan, mulai dari ASN, lurah, hingga kepala lingkungan di kawasan Medan Barat.

BACA JUGA:  Pimpinan OPD, Camat dan Lurah Pungli Bisa Dipidanakan

Tamparan bagi Camat dan Lurah

Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen Tarigan, juga menyampaikan kritik keras terhadap kejadian ini. Ia menilai penangkapan oknum Kepling tersebut menunjukkan lemahnya pengawasan dari pihak kecamatan maupun kelurahan.

“Ini tamparan keras bagi camat dan lurah. Bagaimana mungkin narkoba bisa diberantas jika aparat lingkungan justru ikut terlibat dalam jaringan peredarannya,” kata Wong.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan aparat lingkungan dalam kasus narkoba berpotensi memperpanjang mata rantai peredaran barang haram di tengah masyarakat.

Selain persoalan narkotika, Wong juga menyoroti buruknya tata kelola lingkungan di Kelurahan Pulo Brayan Kota. Ia menyinggung masalah keterlambatan pengangkutan sampah hingga kondisi Lapangan Pertiwi yang dinilai kumuh dan tidak terawat.

Wong pun mendesak Wali Kota Medan agar segera mengambil langkah tegas terhadap jajaran aparatur di tingkat kecamatan dan kelurahan yang dinilai lalai dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kebersihan lingkungan di wilayahnya. D|Red-Hendra.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Satu tanggapan untuk “Kepling Medan Barat Ditangkap Kasus Sabu”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemko Medan Anggarkan Rp300 Juta dari APBD 2026 untuk Rehabilitasi Ruangan di Kejati Sumut
​Melihat Kebaikan di Tengah Kekurangan
Pasangan Kekasih Ditangkap Polisi, Rutin Siarkan Konten Asusila Live dari Hotel Demi Cuan Jutaan Rupiah
Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan
Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum
DPD Ikanas Sumut 2025-2030 Dinahkodai Erwan Rozadi Nasution Resmi Dikukuhkan, Bobby Nasution Beri Apresiasi
Diduga Melakukan Kelalaian Medis Dalam Operasi Pasien, dr RD Disomasi dan Dilaporkan ke Polda Sumut
LLDIKTI 1 Terus Menjadi Sorotan: Beberapa Paket Pengadaan Internal Terasa Janggal

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 13:15 WIB

Pemko Medan Anggarkan Rp300 Juta dari APBD 2026 untuk Rehabilitasi Ruangan di Kejati Sumut

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:31 WIB

​Melihat Kebaikan di Tengah Kekurangan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:34 WIB

Pasangan Kekasih Ditangkap Polisi, Rutin Siarkan Konten Asusila Live dari Hotel Demi Cuan Jutaan Rupiah

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:03 WIB

Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:17 WIB

Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum

Berita Terbaru